Wednesday, 22 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Bupati Pangkep Pantau Pelaksanaan UN

Bupati Pangkep Pantau Pelaksanaan UN

pangkepkab.go.id,PANGKEP -- Hari pertama Ujian Nasional tingkat SMP/MTs, Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) H Syamsuddin A Hamid, bersama Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko, Kajari Pangkep, Firmansyah Subhan, didampingi oleh Kadis Pendidikan Pangkep Muh Idris Sira, pantau Ujian Nasional di SMP N 1 Bungoro, Senin (23/4).

Sebanyak 358 siswa(i) peserta ujian nasional di SMPN 1 Bungoro, Kabupaten Pangkep. pantauan PAREPOS, Saat ini SMP N 1 Bungoro, masih berlakukan Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Lantaran, belum dapat memenuhi fasilitas kebutuhan unit komputer dan server jaringan dengan jumlah siswa yang ada.

Tidak hanya itu, data yang diperoleh terdapat 108 sekolah SMP/MTs yang belum bisa menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dengan, kendala yang sama. Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muh Idris Sira menguraikan, tahun ini dari total keseluruhan peserta siswa(i) SMP/MTs yang mengikuti baik UNBK maupun UNKP sebanyak 6.725 dari jumlah total sekolah sebanyak 134 yang tersebar di Kabupaten Pangkep. 

"Dari 134 sekolah ini, yang hanya dapat menggelar UNBK hanya sebanyak 26 sekolah, selebihnya itu sebanyak 108 menggelar UNKP. Kendalanya pun yang belum dapat menggelar UNBK ini, terkendala pada fasilitas unit komputer dan server jaringan, termasuk sekolah yang berada di wilayah kepulauan,"ungkapnya.

Lanjut disampaikan Idris, bahwa pihaknya saat ini, telah berupaya bagaimana agar sekolah SMP/MTs ditahun berikutnya dapat pula menerapkan UNBK. Lantaran, dikatakannya, ujian dengan menerapkan sistem UNBK dapat mengurangi kesalahan yang terjadi pada lembar jawaban, yang dapat merugikan siswa ketika ada lembar jawaban yang rusak dikarenakan, tercoret tanpa sengaja dan juga basah.

"Itu kelebihan UNBK, karena dikerjakan melalui komputer tidak lagi sistem tulis manual. Biasanya, ada lembar jawaban yang rusak, misalnya lantaran tangan siswa berkeringat lembar jawabannya rusak dan tidak terbaca oleh sistem,"ujarnya. 

Sementara itu, Bupati Pangkep H Syamsuddin A Hamid, mengintruksikan kepada pihak Dinas Pendidikan Pangkep, agar segera mengambil langkah dalam upaya pemaksimalan penerapan UNBK merata di tiap sekolah SMP/MTs yang ada di Kabupaten Pangkep. Dan juga, ia berharap agar Dinas Pendidikan dapat cekatan dalam melihat kondisi sekolah yang ada di Kabupaten Pangkep, baik tingkat SD maupun SMP.

"Kita turun pantau langsung tadi Pelaksanaan Ujina Nasional tingkat SMP, masih banyak sekolah yang belum menerapkan UNBK, ini yang menjadi PR pula bagi Dinas Pendidikan, kasian anak-anak jika ada mata pelajaran yang diujikan, mereka tidak lulus lantaran lembar jawabannya rusak. Ini harus dimaksimalkan, Disdik harus bersinergi dengan pihak sekolah untuk memaksimalkan itu,"pungkas, Bupati Pangkep dua periode itu.

Lanjut disampaikan pula, tidak hanya itu. Kondisi ruang belajar pun harus diperhatikan, karena itu menjadi penunjang proses belajar mengajar. "Ini juga, Disdik harus cekatan melihat kondisi ruang belajar siswa, bagaimana proses belajar mengajar bisa maksimal ketika ruang belajar itu sendiri tidak nyaman. Saya dapat informasi pula, ada sekolah yang harus menggilir jam belajar siswanya hingga sampai sore lantaran ruang kelasnya yang tidak mencukupi kapasitasnya peserta didik,"jelasnya.

Ujian Nasional tingkat SMP/MTs ini berlangsung selama empat hari kedepan, dengan mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dimana dalam sehari diujikan satu mata pelajaran. (ardi/Diskominfo)

Statistik Pengunjung

645742
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
497
1140
3974
632625
29233
56442
645742

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-22 05:30

Pengunjung

We have 28 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key