Wednesday, 22 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Mayday 2018, Bupati Pangkep ingatkan pengusaha bayar gaji buruh sesuai UMK

pangkepkab.go.id.PANGKEP-Berbeda dengan peringatan Hari Buruh atau Mayday ditempat lain yang dilaksanakan dengan unjuk rasa, Hari Buruh 2018 di Kabupaten Pangkep dirayakan buruh bersama Pemerintah Kabupaten Pangkep dengan menggelar kegiatan seperti jalan santai, diskusi perburuhan dan donnor darah.

Pada kesempatan ini, Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H Syamsuddin A Hamid mengingatkan semua perusahaan yang beroperasi di daerahnya untuk menerapkan Upah Minimum kabupaten (UMK) sesuai yang ditetapkan. “Saya ingatkan perusahaan untuk melaksanakan ketentuan yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya, Selasa 1 Mei 2018.

Dikutip dari laman PAREPOS, ia menyarankan agar para tenaga kerja melalui organisasi buruh untuk tidak segan-segan melaporkan perusahaan yang tidak melaksanakan apa yang telah ditetapkan pemerintah. Bupati menambahkan, pemerintah saat ini terus menggenjot peningkatan sumber daya manusia melalui pembinaan dan pelatihan tenaga kerja terampil di Balai Latihan Kerja (BLK). ” Tiap tahunnya ada seribu tenaga kerja siap pakai dihasilkan oleh BLK. Namun, pada intinya bagaimana kita ubah pola fikir mereka,”ungkapnya.

Sebelumnya, Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Pangkep, Drs Jufri Baso menuturkan, fakta yang terjadi dilapangan masih ada ketakutan para pekerja melaporkan perusahan yang tidak melakukan apa yang ditetapkan pemerintah.

Namun, dari sejumlah sumber persoalan upah buruh masih menjadi perhatian serius. “Bentuk pengawasan upah buruh, akan menjadi perhatian dan meminta organisasi buruh untuk menyampaikan ke pemerintah,”katanya. Terlebih, memang masih ada perusahaan yang belum mengikuti keputusan gubernur terkait upah sebesar Rp 2,7 juta lebih. ” Saya mengajak kita diskusi soal tenaga kerja, dan kami akan menindak tegas perusahaan yang tidak menjalan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku,”ungkapnya. (disadur dari :https://beritapangkep.com/mayday-2018-bupati-pangkep-ingatkan-pengusaha-bayar-gaji-buruh-sesuai-umk/3393/)

Statistik Pengunjung

645676
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
431
1140
3908
632625
29167
56442
645676

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-22 04:52

Pengunjung

We have 26 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key