Wednesday, 22 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Semen Tonasa Jalin Kerjasama PMMB Bersama STIE Amkop Makassar

PANGKEP.KAB -- PT Semen Tonasa menandatangani perjanjian kerja sama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dengan STIE Amkop Makassar. Penandatanganan ini berlangsung di Kampus STIE Amkop Makassar, Senin (30/9/2019).

Penandatanganan itu dilakukan Ketua STIE Amkop Makassar, Bahtiar Maddatulang dengan Abdul Rachmat Noer, GM of Human Capital and General PT Semen Tonasa.

Dalam sambutannya, Bahtiar Maddatuang menjelaskan kerjasama kegiatan PMMB dengan PT Semen Tonasa menambah jumlah BUMN yang menjalin kerjasama dengan kampus tersebut. "Sebelumnya sudah ada mahasiswa kami yg magang di PT Pertamina," ujarnya.

Sementara itu, GM of Human Capital PT Semen Tonasa mengharapkan dari kerjasama tersebut  terbangun link and match antara sektor industri dengan dunia kampus. 

"Sinergi kedua institusi ini sangat perlu untuk kepentingan bangsa dan negara khususnya dibidang pendidikan," pungkasnya.

Mahasiswa yang magang, sebut Rachmat yang juga bakal calon walikota Makassar 2020 ini, tidak hanya dapat terlibat langsung dalam dunia kerja, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang tentunya tidak dapat diperoleh ditempat lain.

Setelah penandatangan perjanjian kerjasama, Rachmat memberi Kuliah Umum berjudul Entrepreneurship Memasuki Era Industri 4.0. Dalam ceramahnya Rachmat mengingatkan masih kurangnya jumlah pengusaha di Indonesia. 

Menurutnya, jumlah pengusaha di negara maju rata-rata 14% dari total jumlah penduduknya, sementara di Singapura mencapai 7%, Malaysia 5% dan Thailand 4%. Sementara jumlah pengusaha di Indonesia masih 3,31% dari total jumlah penduduk. Katanya, Indonesia masih tertinggal dari negara ASEAN lain.

"Untuk itu perlu dilahirkan pengusaha-pengusaha muda agar populasi pengusaha kita bisa bersaing dengan negara ASEAN lainnya. Kampus salah satu tempat mencetak entrepreneur. Kalian mahasiswa sebaiknya belajar ke se banyak mungkin dan miliki lah mental dan kompetensi Enterprenurship itu," papar ARN sapaan akrab Abdul Rachmat Noer. (Mcapangkajene)

 

Statistik Pengunjung

645897
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
652
1140
4129
632625
29388
56442
645897

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-22 07:36

Pengunjung

We have 28 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key