Wednesday, 22 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Pesantren Wisata Al Quran Pangkep Tamatkan 24 Tahfidz 30 juz

PANGKEP.KAB - Pesantren Wisata Al Quran (PWQ) Palampang, kabupaten Pangkep wisuda 24 Santri kilat Tahfidz (SKT), angkatan pertama. Prosesi wisuda berlangsung hikmat di ruang pola kantor Bupati Pangkep, senin (07/10).
 
Bupati Pangkep, yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan rakyat (Kesra) Sabaruddin AT dalam sambutannya mengatakan, bahwa program yang dihadirkan PWQ patut diapresiasi, ini lantaran sangat berperan penting dalam pengembangan akhlak generasi muda, yang berdampak pada kemakmuran daerah.
 
"kegiatan ini sangat kami apresiasi, karena berperan penting dalam pengembangan minat dan akhlak generasi muda, yang kelak akan memakmurkan agama islam, khusunya di kabupaten Pangkep," ucap Sabaruddin.
 
Sabaruddin berharap santri yang telah lulus, dapat menjaga hafalan al qurannya, lantaran kemampuan tersebut dianggap sebagai benteng untuk masa depan baik diri pribadi maupun daerah.
 
"Kami harap santri ini bisa menjaga hafalannya, jangan sampai putus, karena kelak para penghafal al quran kita ini menjadi benteng untuk daerah,"tambahnya.
 
Terpisah pimpinan Pesantren Wisata Quran, Muhammad Nazwarulhaq berharap program yang dilahirkan ini bisa dimanfaatkan orang tua untuk mendidik anaknya.
 
"Kami harap orang tua, khususnya di Pangkep bisa memanfaatkan program santri kilat tahfidz ini, agar kelak anak anak kita bisa menjadi penghafal alquran," jelas Nazwarulhaq.
 
Sementara itu wali tahfidz, Nurhamah mengaku bersyukur, lantaran orang tua di Pangkep memiliki wadah untuk menjadikan anaknya sebagai penghafal al quran.
 
"terima kasih PWQ, kami sangat bersyukur karena ada tempat untuk menitipkan anak kami agar dididik menjadi lebih baik dari segi akhlak, terlebih dapat menjadi penghafal alquran," singkat Nurhamah.
 
Pesantren Wisata Quran sendiri merupakan pesantren yang berdiri sejak tahun 1991, yang dulunya dikenal dengan nama Panti Asuhan Mujahidin. Melalui program SKT anak anak usia 13 hingga 14 tahun sudah bisa menghafal al quran dengan baik, bahkan dalam waktu 15 hari, para peserta didik sudah tuntas hafalan hingga 30 juz.
 
Dalam waktu dekat ini pula, PWQ akan memulai program santri kilat tahfidz Gelombang ke dua, dimana saat ini telah terdaftar sebanyak 48 anak, yang rencananya akan berlangsung selama sebulan dari tanggal 28 oktober hingga 28 november. (Mcpangkajene)

Statistik Pengunjung

645991
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
746
1140
4223
632625
29482
56442
645991

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-22 08:43

Pengunjung

We have 23 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key