Friday, 24 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Kapal Perempuan, Bantu Perempuan Pangkep Kenali Hak dan Jati Diri

PANGKEP.KAB - Kapal Perempuan melalui kelas perempuan yang merupakan gerakan yang fokus dalam mendorong  keadilan sosial dan gender, serta penghapusan kekerasan terhadap perempuan di kabupaten Pangkep mampu membawa perubahan signifikan.
 
Hal tersebut diutarakan Nurhayati, pendampin kapal perempuan yang ditemui selasa (19/11), menurutnya program yang telah berjalan sejak tahun 2014 silam tersebut sukses merubah pola fikir perempuan di wilayah pelosok khususnya di perempuan yang berada di wilayah kepulauan kabupaten Pangkep.
 
“Saat ini perempuan kita di pulau sudah tahu bagaimana meningkatkan ekonomi, bagaimana mereka membuka ruang diskusi, dan berbagi cerita dan ide di forum terbuka," ungkap Nurhayati.
 
Sukses yang diutarakan Nurhayati sendiri berdasarkan data yang ada, dari 30 persen peserta kelas perempuan yang tidak tahu baca tulis, saat ini sisa satu persen dengan jumlah peserta keseluruhan sebanyak 490 orang 
 
"persentase saat ini sisa satu persen yang belum fasih, ini suatu kesyukuran bagi kami," tambahnya.
 
Bersama Nia, Nurhayati merupakan pendamping kapal perempuan pada kelas perempun yang tersebar di empat desa dengan jumlah 10 pulau didalamnya. Setiap pulau sendir mengakomodir satu kelompok yang berjumlah 25 peserta.
 
"jika dulu mereka takut berbaur, saat ini mereka sudah keluar dari pola pikir lama, tidak selalu perempuan itu di dapur, tetapi bisa membantu kebutuhan rumah tangga," tambah Nurhayati.
 
Saat ini terdapat empat desa di wilayah kepulauan Pangkep yang menjadi fokus pengembangan sekolah perempuan, yakni Desa Mattiro Kanja dengan Pulau Sabutung, kemudian Desa Mattiro Bombang, dengan empat pulaunya yakni Pulau Sakuala, Pulau Sagara, Pulau Sabangko dan Pulau Salemo. Sabangko salemo.
 
Desa Mattiro Baji dengan Pulau Satando, Pulau Sapuli dan Pulau Saugi dan terakhir Desa Mattiro Uleng dengan Pulau Bangko bangkoang dan Pulau Kulambing. (Mcpangkajene)

Statistik Pengunjung

649167
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
956
1248
7399
632625
32658
56442
649167

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-24 16:16

Pengunjung

We have 15 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key