Sunday, 07 June 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Camba-cambang Ditolak jadi Tempat Karantina ODP Corona, Ini Penjelasan Pemkab Pangkep

PANGKEP.KAB -- Warga Kabupaten Pangkep utamanya warga pulau, menolak wacana Pemkab Pangkep menjadikan Pulau Camba-cambang sebagai pusat karantina Orang Dalam Pementauan (ODP). Hal ini tak lepas dari kekhawatiran warga akan penyebaran COVID-19.

Juru bicara tim covid-19 Pemda Pangkep, dr Annas Ahmad pun memberikan penjelasan. Menurutnya, terkait wacana pemerintah daerah kabupaten pangkajene dan kepulauan yang akan melakukan isolasi pada ODP di pulau cambang-cambang, bahwa gagasan ini sedang dalam tahap evaluasi kelayakan dan persiapan pelaksanaan.

Gagasan ini di ditelorkan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan penularan covid19 yang terus meningkat jumlahnya setiap hari di negara kita, dengan tidak mengorbankan pihak lain atau orang-orang tertentu terutama pada masyarakat pulau tetangga terdekat.

"Kami berencana melakukan isolasi orang dengan kriteria ODP di tempat tertentu karena, agar proses isolasi dapat terus dipantau oleh petugas kesehatan, agar para ODP dapat terjamin nutrisinya sebagai bentuk peningkatan daya tahan tubuh, dan agar para ODP benar-benar disiplin dalam masa karantina dengan mengedepankan azas-azas kemanusiaan dan tidak beresiko bagi keluarga di rumah," tegasnya, Selasa, 31 Maret.

Dia pun menjelaskan, kekhawatiran masyarakat akan penularan virus perlu diluruskan. Bahwa berdasarkan ketetapan badan kesehatan dunia atau WHO yang sudah melakukan identifikasi terhadap virus jenis corona ini, adlah jenis virus novel corona virus tidak menular melalui udara tetapi menular melalui kontak dengan semburan cairan dari saluran pernapasan yang mengandung virus.

"Proses ini disebut dengan droplet infection bukan air bone infection atau infeksi melalui udara bebas. Sehingga perlu kami pertegas kepada masyarakat yang ada disekitar pulau cambang-cambang agar tidak perlu resah dengan wacana ini," kata dia.

Dia pun merinci, orang yang akan dikarantina bukan pasien yang positif mengidap penyakit covid19, melainkan karantina terhadap orang yang baru datang dari daerah terjangkit akan memutuskan mata rantai potensi penularan yang harus dijaga secara disiplin. "Covid19 hanya akan menular kepada orang yang kontak erat (jarak 1 meter) dengan pasien sehingga orang yang jauh apalagi dipisahkan oleh pulau tidak akan berpotensi menular. Demikian juga dengan air laut yang asin dan panas adalah medium yg justru dapat mematikan virus," kata dia.

Dengan demikian, Annas meminta kepada segenap masyarakat agar memberikan dukungan dan kepercayaan sepenuhnya kepada pemerintah daerah untuk melakukan upaya-upaya pencegahan penularan covid-19 tanpa mengorbankan orang banyak yang nota bene adalah warga kita sendiri yang justru harus ikut dilindungi dari infeksi penyakit covid ini.

"Sekaligus juga mengharapkan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat untuk bahu membahu dalam menjaga daerah kita agar tidak ada warga yang terinfeksi dengan jalan tidak keluar rumah dan jaga jarak," pintanya. (Mcpangkajene)

Statistik Pengunjung

853907
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
595
1371
12348
830422
10541
54384
853907

Your IP: 114.7.194.241
2020-06-07 04:05

Pengunjung

We have 16 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key