Sunday, 07 June 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Pembebasan Lahan KA Lambat, BPN Salahkan LMAN

PANGKEP.KAB -- Proses pembebasan lahan untuk jalur rel kereta api di Kabupaten Pangkep berjalan lambat. Dari 2.196 lahan yang akan bebaskan lahannya, ternyata baru 49 bidang tanah yang berhasil diberikan ganti rugi.

Hal itu disampaikan Sekretaris Pengadaan Tanah Lahan KA/ Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkep, Muhammad Ahsan Malkan Sikki, saat ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu. Menurutnya saat ini pekerjaan BPN telah selesai.

BPN diakuinya hanya sebagai fasilitator, menyiapkan data dan pengukuran. Namun, terkait pembayaran itu katanya ada pada pihak Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

"Yang jadi masalah sebenarnya LMAN yang terlalu lambat, sementara masyarakat sudah setuju, pendanaannya kan ada di sana. Jadi, finishing nya ada di LMAN, kalau sudah ada jawaban, kita lakukan pembayaran," kata dia.

Ahsan mencontohkan salah satu satu kasus, pihaknya mengusul 97 bidang untuk dibayar. Akan tetapi, hanya 11 bidang yang disetujui. "Saya tidak berani jawab apa permasalahannya, yang jelas sudah kami dorong," katanya.

Begitu pun bagi masyarakat yang tidak setuju yang dititipkan di pengadilan. "Masyarakat yang tidak setuju, kita dorong ke pangadilan, ada 1171 bidang tanah," tambahnya.

Terpisah, ketua Pengadilan Negeri Pangkep Farid Hidayat Sapomena membenarkan proses konsinyasi. Katanya, pihak rel KA mengajukan 1000an bidang tanah lahan KA untuk konsinyasi.

"Langkah yang kami terlebih dahulu mendata lokasi yang diajukan oleh pemohon. Hingga saat ini proses berjalan baik, apabila semua dokumen masyarakat sudah terpenuhi dan dananya tersedia dananya bisa langsung diambil tanpa perantara," jelasnya. (Mcpangkajene)

Statistik Pengunjung

853910
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
598
1371
12351
830422
10544
54384
853910

Your IP: 114.7.194.241
2020-06-07 04:10

Pengunjung

We have 14 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key