Wednesday, 19 December 2018
  • >
  • >
Bupati Pangkep

H. Syamsuddin A.Hamid, SE

Wakil Bupati

H. Syahban Sammana, SH

Sekretaris Daerah

Dra.Hj.Jumliati,M.Si

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah

Dra.Hj.Jumliati,M.Si

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

Drs.Baharuddin,S.Sos,M.Si

Kepala DInas Perdagangan

H.A.Anshar Paduwai,SH

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

DR.Abd.Gaffar,ST,M.Si

Kepala Dinas Ketahanan Pangan

Hj.ST.Farida Idasari,SP,M.Si

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

dr.Andi Muliati Halid,M.Kes

Staf Ahli Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan

Ir.H.Muh.Jafar,M.Si

Kepala Dinas Kesehatan

dr.Hj.Indriaty Latief,M.Kes

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Drs.Bachtiar,M.Si

Kepala Dinas Koperasi,Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Drs.H.Dewa Bochari

Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Ir.H.Agussalim,MM

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Drs.Ahmad Djaman,M.Si

Kepala Bagian Hukum dan Perundang-undangan

Irdas,SH,M.Si

KaBag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa

Burhanuddin,ST

Kepala Dinas Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Dr.Hj.Hartiny Djafar,M.Kes

Kepala Dinas Pertanian

Ir.Hj.Sriwati,M.Hum

Kepala Badan Kepegawaian,Pendidikan dan Pelatihan Daerah

Hj.Suriani A,SE

Kepala Dinas Statistik

Dra.Andi Hermin,M.Si

Kepala Dinas Ketenagakerjaan

Drs.Jufri B

Kepala Dinas Pendidikan

Drs.Muhammad Idris,MM

Kepala Dinas Perikanan

Ir.Hj.Andi Faridah

Sekretaris DPRD

Muhammad Gazali,SH

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga

Drs.H.Siswanto

Kepala Dinas Pekerjaan Umum

Ir.Sunandar

Kabag.Ortala

Iman Takbir,S.STP,MM

 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Bupati Pangkep Dorong IKA SMAN 1 Ciptakan Peluang Usaha

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 03 December 2018 00:44
  • Written by Super User
  • 03 Dec

https://cdn.sindonews.net/dyn/620/makassar/news/2018/12/02/4/17511/bupati-pangkep-dorong-ika-sman-1-ciptakan-lapangan-usaha-fvj.jpg

pangkepkab.go.id,PANGKEP - Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid mendorong para Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN 1 Pangkep untuk menciptakan peluang usaha demi peningkatan perekonomian dan mengurangi tingkat pengangguran masyarakat, utamanya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal ini disampaikan saat meresmikan sekretariat IKA SMAN 1 Pangkep, Minggu (02/12/2018). Dimana sekretariat ini juga merupakan tempat usaha warung kopi (warkop).

“Ini kan sama dengan membuka lapangan kerja untuk alumni. Mereka yang belum punya pekerjaan tetap bisa menjadi barista (peracik) kopi di sini,” ujarnya.

Disamping itu, Syamsuddin juga mengimbau kepada para alumni untuk bisa bekerja nyata mendukung pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Saya yakin banyak alumni yang punya kualitas dan kapasitas yang luar biasa. Itu bisa sekaligus memberikan efek positif untuk pembangunan daerah yang sejalan dengan program pemerintah daerah Pangkep," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum IKA SMANSA Pangkep, Adnan Muis menjelaskan, pengadaan sekretariat ini merupakan hasil rekomendasi rapat kerja (raker). Lantaran belakangan ini para pengurus IKA tidak memiliki tempat untuk mengerjakan program-program kegiatan.

"Ini sekalian menjadi tempat nongkrong untuk umum. Karena sudah menyiapkan segala fasilitas di dalamnya. Jadi bukan hanya untuk warga alumni, tapi masyarakat umum bisa datang ke warkop ini," ucapnya.

(https://makassar.sindonews.com/read/17511/4/bupati-pangkep-dorong-ika-sman-1-ciptakan-peluang-usaha-1543752750)

RATUSAN ASN PANGKEP PENSIUN, TIGA JABATAN STRATEGIS BAKAL KOSONG

  • Category: Beranda
  • Published: Saturday, 01 December 2018 00:50
  • Written by Super User
  • 01 Dec

pangkepkab.go.id,PANGKEP-Tahun ini di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulsel dipastikan ada pengurangan pegawai negeri sipil (PNS). Sebab, 126 PNS/ASN sudah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP). Bagi pejabat nonguru, usia pensiun yaitu jika sudah berumur 58 tahun. Bila statusnya sebagai guru maupun fungsional lainnya, umur harus 60 tahun.T

Tiga di antara ratusan PNS yang akan pensiun itu merupakan jabatan pelaksana teknis (JPT) dan dipastikan akan lowong. Yaitu, Dewa Bohari, Sofyan Sammana serta Hartati.

Bupati Pangkep H.Syamsuddin Hamid, berharap Mereka yang sudah pensiun tidak begitu saja berhenti untuk berkarya namun mereka diharapkan agar tetap memberikan sumbangsihnya ke masyarakat pembangunan SDM masyarakat Pangkep utamanya bidang kesehatan dan pendidikan dan berdasarkan pengalaman dalam dunia pemerintahannya selama ini.

"Hari ini ada 126 orang ASN Pangkep yang memasuki masa purnabakti. Saya berharap, agar dapat kembali ke masyarakat dengan memanfaatkan waktu yang ada. Teruslah mengabdi, kita masih butuh sumbangsih teman-teman dalam dunia masyarakat khususnya dibidang pendidikan dan kesehatan ," Pinta Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid

Syamsuddin juga berharap, mereka yang telah selesai bekerja untuk Pangkep memanfaatkan dengan baik, misalnya dengan membuka usaha atau bergabung di dunia politik menjadi Calon Anggota Legislatif, Syamsuddin juga menyebut, jika ada yang bergabung ke dunia politik, itu sah-sah saja selama mengikuti aturan.

"Tentu saat pensiun, ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Salah satunya itu dengan melihat peluang usaha dengan bisnis yang beragam, atau bergabung di partai politik." jelasnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengatakan tengah menggodok sistem pensiun Fully Funded untuk PNS dan menarget bisa menerapkannya tahun ini.

“Kami targetkan tahun ini sudah ada model sistem pensiun baru, jadi pegawai baru nanti sepenuhnya pakai Fully Funded,” ujarnya.

Asman juga menjelaskan bahwa PNS lama akan tetap mendapatkan manfaat sistem pensiun Fully Funded saat sudah diterapkan nanti. Bedanya, PNS lama akan mendapatkan cut off, yakni memakai metode lama untuk perhitungan masa kerja yang sudah dilalui dan memakai Fully Funded untuk masa tugas yang tersisa.

Adapun sekarang, sistem pensiun Fully Funded masih dalam pembahasan antara Kemenpan RB dengan Kementerian Keuangan. Belum ada keputusan jelas terkait hitungan angka dalam sistem baru itu. Namun, Asman menjanjikan bahwa sistem Fully Funded akan membuat PNS yang pensiun lebih sejahtera ketimbang menggunakan skema terdahulu.

Di sisi lain, sistem baru juga dinilai tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebagai gambaran, sebelumnya pemerintah menggunakan skema Pay-as-You-Go berdasarkan dana yang dikelola oleh Taspen untuk membayarkan pensiun PNS.

Sistem Fully Funded berbeda karena iuran pensiun akan dibayarkan oleh PNS dan negara. Lalu, dana tersebut akan dikelola antara lain dalam bentuk investasi. Saat masa pensiun, PNS akan mendapatkan semua dana tersebut berikut manfaat yang diperoleh dari pengelolaannya sebagai investasi. Dengan demikian, nilai yang diperoleh bisa lebih besar sekaligus menyejahterakan PNS.

“Namun, kami belum sampai ke hitungan angka, masih proses. Yang jelas lebih sejahtera daripada pensiun sekarang. Nanti pada saatnya kami akan umumkan,” ujarnya.

(https://www.koranpangkep.co.id/2018/11/ratusan-asn-pangkep-pensiun-tiga.html)

 

Statistik Pengunjung

192386
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
25
635
2819
183308
19661
25872
192386

Your IP: 3.80.85.76
2018-12-19 00:16

Pengunjung

We have 22 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key