Tuesday, 17 July 2018

Wisata

  • 25 Dec

 WISATA PULAU

 

1. Pulau Camba Cambang

Pulau Camba-cambang salah satu pulau terdekat dari Kabupaten Pangkep. saat ini pulau Camba-Cambang memiliki 11 unit tempat penginapan kecil, Akses menuju pulau Camba-Cambang juga terbilang mudah dan cukup murah. Pengunjung yang ingin berwisata ke Camba-Cambang bisa mengakses dari dermaga Maccini Baji Labakkang. Dari sana, pengunjung bisa menyewa perahu-perahu masyarakat seharga Rp. 150.000/kapal dengan jarak tempuh 10 – 15 menit serta biaya masuk pulau Camba-Cambang sebesar Rp. 10.000/orang.

 

 

2. Pulau Panambungan

Pulau Panambungan Lokasi kec. Liukang Tupabiring di Kabupaten Pangkajene Kepulauan adalah salah satu gugusan Kepulauan Spermonde, melalui sungai dan laut dengan perahu motor dan speed boat dari Pangkajene dan Makassar. Sangat mudah untuk menuju Pulau ini dan telah tersedia transportasi dengan waktu tempuh kurang lebih 1.30 ( satu setengah) jam dari Pangkajene. dan Makassar dengan Perahu motor. dan 30 menit dengan speed boat.

 

 

3. Pulau Badi

Pulau Badi, Pangkep menjadi salah satu destinasi yang mampu beradu indah dengan pantai-pantai populer lain di sejumlah kota wisata  Di pulau ini Anda tak hanya akan menemukan panorama alam pantai nan indah namun juga pusat pengembangan rehabilitasi karang dunia. Pulau Ini terletak di Desa Mattiro Deceng, Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajenne Kepulauan.Dari Makassar, pulau ini bisa ditempuh sekitar dua jam perjalanan menggunakan kapal cepat. Alternatif penyebrangan bisa anda lakukan melalui sejumlah penyebrangan seperti kayu bangkoa Jl Pasar Ikan, Dermaga Benteng Panynyua (Depan Rotterdam) maupun Pelabuhan Paotere. Pulau Badi, sebuah pulau yang menjadi bagian Desa Mattiro Deceng, Kecamatan Liukang Tupabiring, Kabupaten Pangkep. Pulau Badi juga merupakan salah satu bagian dari Kepulauan Spermonde. Berdasarkan situs resmi Pemerintah Kota Makassar, Spermonde (ada juga yang menyebutnya dangkalan Spermonde) berupa hamparan pulau karang.

 

 

 

 4. Pulau Kapoposang

Pulau Kapoposang bisa menjadi alternatif tempat wisata untuk berlibur di Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Pulau ini jaraknya sekitar 70 kilometer dari pusat kota Makassar. Lokasinya memang sedikit jauh dari Ibu Kota Provinsi, tapi saat tiba di pulau ini lelah dan penat akan langsung terbayar dengan keindahan yang disuguhkan.

Pulau dengan keramahan penduduk lokal ini menunjukan keindahan alam bawah laut yang mempesona, meski belum setenar pulau lainnya keindahan yang ada di pulau ini tidak akan kalah dengan yang lainnya.

 
 

Pulau ini bahkan bisa menjadi surga bagi para penyelam. Hal ini dikarenakan banyaknya terumbu karang yang sangat indah dan alami ditambah berbagai jenis ikan berwarna-warni. Semuanya akan menambah keindahan alam bawah lautnya.

 

 

 

 

 

WISATA ALAM

1.  Permandian Mattampa

Nah lokasi ini sangat paling terkenal, banyak pengunjung yang mendatangi tempat wisata ini, terlebih jikalau hari liburan, permandain ini boleh dikata memiliki fasilitas lengkap, mulai dari wahana bermain, kolam renang untuk dewasa dan anak-anak. Lumayan murah untuk wisata air dengan seluncuran yang menguji adrenalin. Pemandian Mattampa terletak di pinggir jalan poros Kabupaten Pangkep, lokasinya sekitar 60 km dari kota Makassar dan dapat ditempuh selama 1 sampai 2 jam menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

2. Leang Paniki

Obyek wisata penelusuran gua alam Leang Pa’niki yang berada di kawasan Resort Tondong Tallasa. Leang Pa’niki merupakan gua berair untuk melakukan eksplorasi di butuhkan peralatan pendukung penelusuran gua serta perahu karet atau pelampung. Ornamen-ornamen yang terdapat dalam gua sangat indah dan menakjubkan. Penelusuran gua ini hanya di peruntukkan bagi kegiatan wisata minat khusus.

 

 

 

3. Leang Lonrong

Leang Lonrong merupakan gua alam di dalam gua terdapat sungai bawah tanah yang keluar melalui mulut gua leang lonrong dengan debit air cukup stabil sepanjang tahun, gua ini cukup panjang dan luas. Selain sebagai tempat wisata tirta, air yang keluar dari dalam gua dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar gua dan PT. Semen Tonasa dalam memnuhi kebutuhan air bersih.

 

 

4. Mata Air Kalobang Kalengkere

Kalobang Kalengkere merupakan sumber mata air yang berada di kawasan Minasate’ne, lokasinya tidak jauh dari Leang Sakapao, mata air ini muncul dari dalam tanah menimbulkan gelembung-gelembung udara seperti pada saat air mendidih. Sumber mata ini menjadi sumber irigasi utama bagi masyarakat di Minasate’ne dan sekitarnya

 

 

5. Air Terjun Kampoang

Air terjun Kampoang berada di 3000 m di belakang pos jaga Polisi Kehutanan Resort Balocci Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1. Air terjun ini memiliki 3 tingkatan terjunan airnya sebagai alternatif wisata bagi masyarakat Tompobulu dan sekitarnya air terjun ini airnya di manfaatkan untuk kebutuhan air bersih dan irigasi pertanian.

 

6. Leang Kassi

Leang Kassi merupakan situs prasejarah yang terdapat Di wilayah Resort Minasate’ne. Di Resort Minasatene memang terdapat beberapa situs prasejerah diantaranya Leang Kassi, Leang Lompoa dan Sakapao. Situs-situs prasejarah ini berada dalam satu gugusan karst yang letaknya agak berdekatan dan tidak jauh dari jalan poros, selain itu situs-situs prasejarah telah dilengkapi fasilititas pendukung seperti jalan trail, papan informasi, papan petunjuk, shelter dan pagar pengaman.

 

7. Kalibbong Alloa

Keindahan Karst Goa Kalibbong Aloa Belae Pangkep Alamat keluharan biraeng, kecamatan minsatene kabupaten pangkep, sulawesi selatan Indonesia, Kalibong Alloa Cave, Pangkep, Lorongnya jauh. Panjangnya hampir Dua kilometer, lebarnya antara 300-400 meter. Tanjakannya ada dua yang hampir 90 derajat. Ia masuk kawasan Taman Nasional Bantimurung- Bulusaraung. Dalam bahasa setempat Kalibong berarti lubang dan Alo adalah penamaan untuk burung Julang Sulawesi.

 

8. Bukit Sorongan

Bukit Sorongan berketinggian kurang Lebih 730 mpdl, bukit ini terletak di Kabupaten Pangkep, Kecamatan Segeri, Desa Parenreng. Akses kesana Pangkep – Segeri – Desa Parenreng. Dari kota Pangkep menuju Segeri dapat ditempuh menggunakan motor, jarak tempuh sekitar 30 menit menuju Desa Parenreng.

 

9. Air Terjun Senggerang

Air terjun di Desa Senggerang, Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep, Sulsel, bisa menjadi pilihan destinasi Anda di akhir pekan Air terjun di Desa Senggerang, Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep, Sulsel, bisa menjadi pilihan destinasi Anda di akhir pekan. Hanya berjarak 15 Km dari perbatasan Maros-Pangkep, menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Untuk menuju lokasi, Anda juga bisa mengunakan mobil angkot bertarif Rp 15 ribu per orang. Sampai di jalan poros, Anda harus berjalan melalui pematang sawah. Air terjun di desa tersebut sangat alami dan belum dijangkau sentuhan pemerintah Pepohonan lebat menutupi langit di atas air terjun. Lokasi sekitar juga sangat cocok untuk hacking, camping dan tracking.

 

10. Air Terjun Baruttung

Selama ini nama Air Terjun Baruttung seperti dilupakan, ditengah potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Pangkep. Kabupaten yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa karena dianugerahi wilayah yang terdiri dari pegunungan, wilayah kepulauan dan wilayah daratan. Beberapa objek wisata yang telah dikelola di Pangkep antara lain, Mattampa, Sumpang Bita, Tanarajae, Tombo Bulu, untuk potensi kelautan ada Pulau Kapoposang dan Cambang-Cambang. Air terjun baruttung, tidak kalah indahnya dengan potensi wisata lainnya, hanya saja memang untuk mencapai tidak begitu mudah. Berjarak sekitar 30 km dari kota Pangkep, Air terjun Baruttung berada di Kecamatan Tondong Tallasa, sebuah kecamatan baru hasil pemekaran, tepatnya di deerah Paranglombasan Desa. Bantimurung.

 

11. Air Terjun Lamussua

Namanya air terjun “Lamassua”. Air terjun ini bertingkat. Tingkatan paling atas yang airnya bercabang-cabang dan aliran air merapat tepat ke batu. Sebelum mencapai air terjun, pengunjung harus melewati jalur pendakian selama 30 menit. Jalur masuk area pendakian sendiri dapat dicapai menggunakan kendaraan roda dua.  

 

12. Air Terjun Balocci

Jika air terjun biasanya cuma bisa dinikmati di kaki bukit maupun gunung, berebeda dengan Air Terjun Galaggara. Air terjunnya dapat dilewati dengan mudah tanpa harus takut derasnya air. Segarnya air ditambah panorama alam sekitar air terjun membuat langkah kaki terasa ringan. Untuk mencapai puncak air terjun, Kamu harus berjalan kaki sekitar setengah jam. Jangan khawatir, batu tanjakan di air terjun sangat aman dan tidak begitu licin. Gunakan baju kaos dan celana training karet saat menyusuri air terjun. Air terjun ini belum tersentuh Dinas Pariwisata Pangkep. Masih alami dan belum banyak yang mengetahui lokasinya. Lokasi air terjun dapat dijangkau kendaraan roda dua dan roda empat. Sekitar 10 Km dari jalan Poros Maros-Pangkep.

Sumber :http://www.berakhirpekan.com/15-tempat-wisata-pangkep/

 

WISATA KULINER

Sop Saudara Pangkep

Wisata Kuliner Sop Saudara Pangkep

Kuliner yang terbuat dari bahan dasar daging sapi yang dicampur dengan bumbu-bumbu khusus dan diracik sedemikian rupa menjadikan kuliner yang satu ini begitu lezat. Sop Saudara dapat dengan mudah di temukan di daerah-daerah lain di luar pangkep khusus di wilayah Sulawesi - Selatan.

                           

Sop ini sendiri adalah makanan khas Pangkep  Sulawesi Selatan, terdiri dari daging sapi, jeroan sapi dan ditambah dengan perkedel kentang, paru goreng dan laksa. Kuahnya tidak jauh beda dengan kuah coto, berwarna kecokelatan dan penuh dengan rempah.

sop saudara sudah ada sejak tahun 1950an, tepatnya sekira tahun 1958. Kuliner yang satu ini dimulai oleh (Alm) H. Zubair yang pertama membuka warung sop di sekitaran Pasar Sentral di tahun 1958.

kalimat Sop Saudara sebagai akronim dari: Saya Orang Pangkep, Saudara. Pangkep atau Pangkajene Kepulauan memang adalah daerah asal dari H. Abdullah dan (Alm) H. Zubair(penemu resep sop saudara).

sop saudara

Sebagai kuliner yang diciptakan oleh orang Pangkep, tidak heran kalau makanan juga dekat dengan ikan bandeng (orang SulSel menyebutnya: ikan bolu). Bahkan, sebagian besar sop saudara memang satu paket dengan ikan bandeng bakar.

 

 

 

 

 

Dange, Kue Hitam nan Lezat
     
Tak hanya masakan saja, Pangkep juga masih menyimpan pesona kulinernya,  sebuah kue tradisional yang bernama dange.  Kecamatan  Segeri dan Kecamatan Mandalle, merupakan sentra penjualan kue dange.    Di Jalan Makassar-Pare-pare kita akan menemukan deretan panjang warung-warung penjual kue dange. Berbahan ketan hitam, kelapa, dan gula merah, kue dange dijual oleh pedagang-pedagang setempat seharga Rp 10.000 untuk ukuran isi satu kotak kecil.    

 
Dange sendiri terbuat dari beras ketan hitam atau putih, parutan kelapa muda, dan gula merah. Pembuatannya sangat sederhana dengan mencampurkan ketiga bahan secukupnya kemudian dimasukkan ke dalam loyang atau cetakan dange yang sudah dipanaskan sebelumnya di atas tungku alat masak yang terbuat dari tanah liat.
      
Tunggu sekitar 10-15 menit kemudian lalu letakkan dange di atas piring atau daun pisang dan  dange pun siap dinikmati. Selain nikmat, kata warga Pangkep, Jafar mengatakan, kue dange juga dipercaya dapat mengobati penyakit diabetes.
     

13469210612070663860

 

 

WISATA BUDAYA

 

TARIAN BISSU

Tarian bissu atau biasa disebut ‘ma’bissu’ ini merupakan tarian tradisional yang asli berasal dari Pangkep. Tarian ini dapat dilihat di kecamatan Segeri yang masih merupakan wilayah kabupaten Pangkep. Satu hal yang khas dari tarian ini adalah dimana para bissu menari seperti orang kesurupan sambil menusuk-nusuk tubuh mereka. Ma’bissu ini dilakukan sebagai  tanda penghormatan tehadap dewata (tuhan) dimana dimulai dengan puang matoa memulai menari seperti sedang kerasukan diikuti oleh puang lolo. Dalam melaksanakan ma’bissu diperlukan peralatan seperti bassi baranga, lae-lae, teddung arajang, bendera arajang, alameng, alisu, paccoda, oiye, kancing, anak baccing, Pui-pui, gendang, dan gong. 

Hasil gambar untuk tari bissu pangkep

Wisata Budaya seperti Pa’Bissu, Tari Pamingki dan beberapa tarian tradisional lainnya. Untuk Pa’bissu, suatu budaya yang kini masih dipegang erat oleh sekelompok masyarakat Bissu untuk menghormati leluhur. Tarian ini, sangat menakjubkan karena dengan menggunakan sebilah keris dan menancapkannya di batang leher. Dengan tarian dan musik yang khas, tarian itu menjadi sajian yang mengandung nilai budaya yang kental. Pa’bissu ini juga banyak dipergunakan masyarakat petani pada awal mengolah lahannya. Mabbisu ini biasanya diperagakan oleh 6 orang Bissu utama yang dipimpin oleh ketua  Bissu di daerah itu. Keenam Bissu tersebut berdandan seperti layaknya perempuan  dengan pakaian berwarna keemasan dan badik di pinggang. Setelah itu, dengan  diiringi tabuhan gendang yang berirama khas, mereka melantunkan alunan mantra  mitis dengan bahasa To Rilangi (bahasa kuno orang Bugis) sambil menari memutari Arajangnge, yaitu benda yang dikeramatkan dan diyakini sebagai tempat  ruh leluhur beristihat. Di depan Arajangnge itu telah disiapkan berbagai  sesaji dari kue-kue tradisional Bugis, buah-buahan, ayam serta kepala kerbau  dan sapi sebagai persembahan kepada leluhur mereka.

 

MAGGIRI (BOR)

 Acara maggiri adalah lanjutan dari acara ma'bissu, dalam melakukan ma'bissu mereka seperti orang kesurupan, mereka menari tanpa mengenal lelah dalam keassyikan menari puang Matoa mulai memperlihatkan kehormatannya kepada Dewata, tanda penghormatan itu dilakukan dengan menusuk-nusuk krisnya ke arah tenggorokannya, sambil menusuknya iapun memutar-mutarnya, kelakuan puang matoa diikuti pula oleh puang Lolo, pada akhirnya semua bissu mulai menari dengan menusuk-nusuk kearah badannya, dalam menusuk itu iapun memutar-mutar bahkan ada Bissu yang meletakkan krisnya di lantai dengan sedemikian rupa kemudian menduduki krisnya itu dengan diiringi oleh suara gendang yang makin melangking yang diikuti oleh bunyi pui-pui dan gong

Demikian pula dengan aktivitas komunitas Bissu yang masih melakukan ritual sebelum tanam padi dan masyarakat sekitar mendukung saat keramaian tiba. Kepercayaan inipun masih sangat berpengaruh karena masyarakat Segeri masih takut melakukan tanam padi sebelum adanya ritual tanam padi tersebut dilaksanakan karena takut akan gagal panen.

 

 

 

Statistik Pengunjung

031654
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
273
379
806
29426
3627
5845
31654

Your IP: 54.161.40.41
2018-07-17 23:14

Pengunjung

We have 26 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id