Saturday, 04 July 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Sesosok Mayat Ditemukan Bersimbah Darah Di Dalam Ruko Pasar

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 16 March 2020 04:06
Pangkep.Kab -- Sesosok mayat perempuan ditemukan pada Jum'at Pagi 13/03/2020 Sekitar pukul 06.00 Wita dengan posisi duduk bersandar di tangga dalam rumah, dekat pintu masuk bagian belakang ruko tepatnya di Ruko Pasar Bonto-bonto (Toko Bintang Baru), Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep.
 
Korban Siti Umrah (30 Th) yang tinggal bersama orangtuanya dan kesehariannya menjual barang campuran diduga kuat dibunuh karena terdapat luka tusuk di tubuhnya.
 
Adapun saksi-saksi dalam kejadian berjumlah 3 orang yakni Abd Salam (60), H. Saenal (40) dan Najamuddin (55) yang semuanya tinggal di Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep.
 
Awal kejadiannya bermula sekitar pukul 05.50 wita, dimana saksi mendengar dari beberapa warga bahwa di ruko bagian belakang (tengah pasar) banyak terdapat rokok yang terhambur dipelataran/tanah sehingga saksi langsung menuju ke lokasi yang dimaksud dan melihat banyak rokok terhambur dengan berbagai merk dan melihat pintu ruko milik korban agak sedikit terbuka sehingga saksi mencoba melihat kedalam dengan cara menjulurkan kepala lewat pintu, saat melihat kedalam ruko tersebut saksi melihat ada darah dan saat itu juga meminta kepada temannya yang bernama Haris untuk menghubungi pihak kepolisian dan keluarga korban, berselang beberapa menit kemudian kakak Korban (Saksi) H. Saenal datang langsung masuk mengecek ke dalam ruko lalu melihat korban sudah meninggal dengan luka tusuk pada bahagian leher dan mendapati bekas jejak kaki pelaku sehingga personil Polsek Ma'rang pun langsung mengamankan TKP dengan memasang Police Line.
 
Barulah pada Pukul 10.20 wita, Tim Inafis Polda Sulsel yang dipimpin oleh IPDA Marthen tiba di lokasi kejadian dan sekitar pukul 10.25 wita Tim mulai melakukan identifikasi bersama identifikasi Polres Pangkep dan Tenaga Medis dari Puskesmas Ma'rang.
 
Pada sekitar pukul 11.25 wita korban baru di bawa ke Puskesmas Ma'rang untuk dilakukan Visum et refertum awal oleh Tenaga Medis Puskesmas Ma'rang dengan hasil Visum luka robek pada pangkal lengan, luka robek bagian leher depan dan luka lebam pada bagian dada kirinya.
 
Saat dihubungi lewat telepon selularnya, Kapolsek Ma'rang Polres Pangkep IPTU Sofyanto membenarkan kejadiannya dan mengatakan saat ini motif kejadian dan pelakunya masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Pangkep.
 
Berdasarkan dari keterangan Warga sekitar TKP, kejadiannya mungkin terjadi pada Kamis tengah Malam 12/03/2020 pada saat warga sudah pada tidur dan saat orang tua korban sedang tidak berada di rumah karena lagi ke acara pesta pernikahan Keluarganya. kuat dugaan pelakunya tak lain adalah kekasih/pacar korban sendiri yang biasa berkunjung ke rumahnya.
 
Kini Pelaku berinisial AM (43) telah berhasil diamankan bersama Barang Bukti sebuah sajam/Badik dan telah diserahkan ke Polda Sulsel guna proses hukum selanjutnya. (Mcpangkajene)

Jumlah Anggara Dana Desa  Bervariasi, Faktor Kinerja Sangat Penting

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 16 March 2020 03:59

PANGKEP.KAB - Jumlah anggaran dana desa di Kabupaten Pangkep bervariasi jumlahnya, disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor alokasi kinerja, afirmasi dan status desa, sedangkan dari 62  desa yang ada di kabupaten Pangkep anggaran yang diterima mencapai 152 milyar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa(DPMPD) Pangkep, Abdul Haris Has menjelaskan, besaran anggaran desa ini bersumber dari Alokasi Dana Desa(ADD) dan Dana Desa.

"DD sebesar Rp72 milyar, Sementara ADD sebesar Rp80 milyar,"katanya.

Ditambahkan oleh kepala bidang pemerintahan desa, Zulfadli menerangkan besaran anggaran dana desa yang diterima oleh desa bervariasi.

"Jumlah tiap desa itu bervariasi, tapi sudah tidak ada yang dibawah Rp2 milyar. Rata-rata dapat Rp2 milyar dan paling tinggi Rp2,4 milyar,"katanya.

Lanjutnya, yang membedakan besaran anggaran tiap desa disebabkan berbagai faktor. Penambahan karena alokasi kinerja, afirmasi dan status desa.

Tambahan anggaran karena alokasi kinerja, diberikan kepada desa yang memiliki kinerja baik sehingga diberikan tambahan anggaran sebagai bentuk penghargaan. Saat ini, ada enam desa mendapat tambahan anggaran karena berkinerja baik.

Sementara tambahan dana afirmasi diberikan kepada desa dengan tingkat geografis sulit serta memiliki penduduk miskin dalam jumlah banyak. Kemudian tambahan dana berdasarkan status desa diberikan sesuai status, tertinggal, berkembang atau maju.

Lanjutnya, untuk sistem pencairan anggaran desa berlangsung tiga tahap. Tahap pertama 40 persen, tahap dua 40 persen dan tahap tiga 20 persen. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

901390
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1113
1690
11276
876882
6637
51387
901390

Your IP: 114.7.194.241
2020-07-04 17:11

Pengunjung

We have 125 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key