Monday, 18 November 2019
  • >
  • >
Bupati Pangkep

H. Syamsuddin A.Hamid, SE

Wakil Bupati

H. Syahban Sammana, SH

Sekretaris Daerah

Dra.Hj.Jumliati,M.Si

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah

Dra.Hj.Jumliati,M.Si

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

Drs.Baharuddin,S.Sos,M.Si

Kepala DInas Perdagangan

H.A.Anshar Paduwai,SH

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

DR.Abd.Gaffar,ST,M.Si

Kepala Dinas Ketahanan Pangan

Hj.ST.Farida Idasari,SP,M.Si

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

dr.Andi Muliati Halid,M.Kes

Staf Ahli Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan

Ir.H.Muh.Jafar,M.Si

Kepala Dinas Kesehatan

dr.Hj.Indriaty Latief,M.Kes

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Drs.Bachtiar,M.Si

Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Ir.H.Agussalim,MM

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Drs.Ahmad Djaman,M.Si

KaBag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa

Burhanuddin,ST

Kepala Dinas Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Dr.Hj.Hartiny Djafar,M.Kes

Kepala Badan Kepegawaian,Pendidikan dan Pelatihan Daerah

Hj.Suriani A,SE

Kepala Dinas Statistik

Dra.Andi Hermin,M.Si

Kepala Dinas Ketenagakerjaan

Drs.Jufri B

Kepala Dinas Pendidikan

Drs.Muhammad Idris,MM

Kepala Dinas Perikanan

Ir.Hj.Andi Faridah

Sekretaris DPRD

Muhammad Gazali,SH

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga

Drs.H.Siswanto

Kepala Dinas Pekerjaan Umum

Ir.Sunandar

Kabag.Ortala

Iman Takbir,S.STP,MM

 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Kejari Pangkep Tak Laporan Dugaan Korupsi ADD, Aktivis Ini Demo Seorang Diri

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 15 July 2019 02:20

Pangkep.Kab - Seorang aktivis mahasiswa asal kepulauan kecamatan Liukang Tanngaya, bernama Arjuna melakukan aksi unjuk rasa seorang diri, di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkep jalan Sultan Hasanuddin Kecamatan Pangkajene, kabupaten Pangkep Jum’at (12/7/2019) kemarin

Dalam aksinya, Arjuna mempertanyakan kasus indikasi Korupsi Proyek Pembangunan Posyandu dan Renovasi kantor Desa Stanger yang pernah dilaporkannya dua bulan yang lalu di kajari Pangkep namun belum ada tanggapan sampa saat ini.

Proyek yang dimaksud pernah dilaporkan Arjuna adalah pembangunan Posyandu dengan anggaran Rp 65 Juta dan renovasi kantor Desa Stanger Rp. 114 juta yang dianggapnya ada markup anggaran yang digunakan oleh kepala desa Satanger 

"Bangunan fisik yang rampung hanya berukuran 3×4 anggarannya 65 juta dan kantor Desa Stanger yang hanya merenovasi dengan menambal tembok luar, serta hanya mengecat atapnya saja masa menghabiskan 114 juta," Ungkapnya

Lanjutnya, dalam orasinya sebelumnya kasus ini pernah dilaporkannya dua bulan yang lalu namun sampai sekarang tidak ada kejelasan sehingga Dia menduga Kejari Pangkep telah masuk angin dan tidak serius menangani kasus ini pasalnya pihak Kajari dan pihak Inspektorat hingga saat ini belum pernah ke lokasi yang dimaksud sesuai janji Kajari saat aksi pertama beberapa bulan yang lalu 

”Pernyataan Pihak Kejaksaan Negeri Pangkep itu saya anggap hanya bentuk pembenaran sebab waktu aksi pertama kami, pernah dijanji langsung oleh Kepala Kejari Pangkep untuk turun langsung bersama-sama dilapangan untuk meninjau dengan melibatkan Inspektorat tapi sampai sekarang janjinya tidak ditepati dan bahkan sekarang pihaknya mengatakan bahwa kasus ini sudah selesai tidak ada temuan”. Ucapnya.

Arjuna pun mengaku akan mengawal kasus tersebut jika kajari Pangkep tidak merespon dan akan bergerak melaporkan ke penegak hukum yang lainnya

“Sangatlah disayangkan proses penegakan hukum Kejari Kab. Pangkep, namun pengawalan kasus tersebut tidak hanya sampai disini selanjutnya kita akan bergerak melaporkan ke penegak hukum yang lain” Pungkas Arjuna 

Menanggapi hal tersebut pihak Kajari Pangkep saat menemui Arjuna mengatakan bahwa kasus ini sudah  selesai dan tidak ditindak lanjuti lagi sebab setelah melusuri temuan inspektorat kabupaten Pangkep ternyata tidak ada temuan dugaan tersebut. (Mcpangkajene)

Ini Daftar 5 Besar OPD Penunggak Pajak Randis Di Pangkep.

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 15 July 2019 02:14
PANGKEP.KAB - Tunggakan pajak kendaraan dinas (randis) lingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep mencapai ratusan juta rupiah. Tunggakan tersebut berasal dari ratusan unit randis di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
 
Data yang diterima dari UPT Pendapatan wilayah Pangkep, Bapenda Provinsi Sulsel, hingga periode juni 2019,  tunggakan pajak randis terbesar masih dilingkup Pemkab Pangkep yang terdiri dari 294 unit dengan nilai tunggakan sebesar Rp185 juta.
 
"Di data kami hingga Juni ini, total randis yang menunggak pajak di Pangkep capai 803 unit, dengan total Rp.333juta," beber Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep, Bapenda Provinsi Sulsel, Wahyuni Amir.
 
Selain Pemkab Pangkep, sejumlah OPD juga masuk dalam daftar penunggak pajak randis, Sebut saja Dinas Kesehatan, yang menempati peringkat teratas penunggak pajak  yang capai Rp.48 juta rupiah.
 
"Dinas Kesehatan tertinggi tunggakannya, sementara yang terendah itu, Dinas Pariwisata dengan laporan satu unit kendaraan roda duanya," tambah Wahyuni.
 
Dan berikut daftar 5 besar OPD Lingkup Pemkab Pangkep, yang masuk daftar tunggakan kendaraan dinas : 
 
Diurutan Pertama ada nama Dinas Kesehatan yang menjadi penyumbang tunggakan randis terbesar, dengan total Rp 48.742.260 dari 83 unit roda dua dan 31 unit roda empat.
 
Diurutan kedua ada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangkep, dengan total tunggakan pajak randis mencapai Rp.17.910.300 dari 92 unit kendaraan roda dua.
 
Selanjutnya ada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB). Total tunggakan OPD ini capai Rp.12.752.879 dari 18 unit kendaraan roda dua dan 3 unit kendaraan roda empat.
 
Dinas Kelautan dan perikanan menjadi OPD penunggak pajak randis selanjutnya, dari total 41 unit kendaraan yang dimiliki, total tunggakan yang harus dibayarkan mencapai Rp.9.107.227.
 
Dan yang terakhir ada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pangkep, dengan total tunggakan randis capai Rp.5,7 juta, dari 10 kendaraan dinas yang dimiliki.
 
Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid sebelumnya memberi ultimatum kepada OPD untuk menyelesaikan tunggakan pajak dalam kurun waktu sepekan, Syamsuddin sendiri akan menyita kendaraan dinas bermasalah tersebut, apabila belum menyelesaikan tunggakan. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

531763
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1701
2329
4030
494841
49622
36306
531763

Your IP: 114.7.194.241
2019-11-18 12:17

Pengunjung

We have 27 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key