Sunday, 26 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Penemuan Mayat di Kecamatan Ma'rang Pangkep

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 09 September 2019 04:44
Pangkep.kab -- Telah ditemukan Mayat Pada hari Jum'at 06 September 2019 sekitar pukul 20.30 wita di Kampung Japing Japing, Kel.Talaka, Kec. Marang, Kab. Pangkep.
 
Korban berama Hannasi Bin H. Kamarong, Umur 45 Tahun, Pekerjaan Petani Tambak, Alamat Kanaungan, Desa Kanaungan, Kec. Labakkang, Kab. Pangkep.
 
Kronologis Kejadiannya berawal pada saat saksi Lk. Jaya Dg. Rani dalam perjalanan pulang dari Empangnya yang mana empang Lk. Jaya Dg. Rani bin Abidin Dg. Lanre bersebelahan dengan Empang milik korban Lk. Hannasi Bin H. Kamarong, hanya dibatasi dengan kanal/saluran air, Lk. Jaya Dg. Rani melihat korban Lk. Hannasi berada di bawah kanal dekat mesin pompa air milik korban dan mesin tersebut masih dalam keadaan hidup, posisi korban miring kiri dan sudah tidak bergerak dan ada senter kepala di dekat korban yang menyala berkedip kedip terapung di air, karens Lk. Dg. Rani merasa takut sehingga mendatangi operator alat berat (Tahir) yang sedang berjalan pulang dan meminta tolong untuk menelpon keluarga korban yaitu Lk. Husni untuk menyampaikan kejadian tersebut bahwa Lk. Hannasi meninggal di dekat mesinnya. Korban diduga meninggal karena Penyakit asma yang diderita selama ini karena menurut informasi dari keluarga korban bahwa korban baru 2 hari keluar dari Rumah Sakit.
 
Adapun Barang Bukti yang ditemukan di TKP yakni Mesin Pompa Air, Senter, Jerigen bensin, Kayu dan Sarung. (Mcpangkajene)
 
 

Penderita Ispa Sekitar Tambang Mencapai Puluhan Tiap Bulan

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 09 September 2019 04:38
PANGKEP.KAB -- Musim kemarau yang melanda wilayah Pangkep, berakibat pada aktivitas tambang yang dekat dengan pemukiman warga. Jarak penggalian tambang marmer yang hanya 100 meter dari pemukiman membuat warga sekitar penggalian tambang merasakan dampaknya, hal itu juga, diduga memicu tiap bulannya penderita Ispa di puskesmas sekitar perusahaan mencapai puluhan pasien.
 
Warga di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene tercatat tiap bulannya menderita Infeksi Saluran Pernafasan (Ispa), hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Kalabirang, Kecamatan Minasatene, Raji, dimana lokasi puskesmas ini merupakan tempat berobat warga yang terdampak aktivitas tambang marmer yang ada di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, yang berada tidak jauh juga dari lokasi tambang itu.
 
"Saat ini memang memasuki musim kemarau, apalagi lokasi tambang ada juga disekitar sini, jadi banyak memang debu. Mereka rata-rata rawat jalan, tetapi ada juga opname," ungkapnya, Jumat, 6 September.
 
Lebih lanjut disebut bahwa, dalam sebulan pasien yang datang berobat dengan keluhan Ispa ini mencapai 30 orang.
 
"Khusus untuk bulan Agustus itu ada 36 orang yang menderita Ispa, ini termasuk tinggi sebenarnya jika kita lihat," ucapnya.
 
Tidak hanya di wilayah Puskesmas Kalabirang saja yang penderita Ispa tinggi, di wilayah Kecamatan Bungoro juga, wilayah ini termasuk memiliki beberapa kawasan industri tambang di dalamnya.
 
"Dalam sebulan sebenarnya tidak menentu penderita yang datang dengan keluhan gangguan pernafasan, tetapi untuk Agustus  ada 74 orang pasien, ini termasuk berasal dari pustu-pustu yang ada di kelurahan," papar, Muhammad Yamin, Kepala Puskesmas Bungoro.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Agussalim hingga saat ini belum merespon keluhan warga terkait aktivitas tambang yang semakin dekat ke pemukiman masyarakat. (mcpangkajene)
 
"Nanti kita turun bersama untuk tinjau, Insyallah hari senin kita akan ke lokasi, sebab, tidak boleh ada itu aktivitas dengan jarak dekat pemukiman," imbuhnya. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

652248
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
912
1814
10480
632625
35739
56442
652248

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-26 12:09

Pengunjung

We have 24 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key