Saturday, 06 June 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Sempat Gegerkan Warga, Kasus Temuan Kerangka Manusia di Pangkep Masih Sulit Dipecahkan

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 25 November 2019 02:46

PANGKEP.KAB – Satreskrim Polres Pangkep hingga saat ini belum juga menemukan penyebab kematian kerangka manusia yang sempat mengegerkan warga November 2018 lalu.

Kasus itu sekitar 7 bulan lamanya, sejak ditemukan siapa pemilik kerangka manusia 28 Mei 2019 lalu.

Identitas kerangka manusia tersebut adalah warga asal Kampung Maccini Oto, Kelurahan Bontoperak, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Kasatreskrim Polres Pangkep, AKP Anita Taherong mengaku belum tahu secara pasti penyebab kematian kasus ini.

"Kita tidak memiliki alat bukti yang cukup, seperti saksi-saksi dan sangat sulit memecahkan kasus ini," kata Kasatreskrim Polres Pangkep, AKBP Anita Taherong, Senin (18/11/2019).

Anita menyebut, hingga kini masih belum mendapatkan fakta baru terkait kasus kerangka manusia.
 
"Kita masih terus cari penyebab kematiannya, tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda," ujarnya, Rabu (21/8/2019).

Diberitakan sebelumnya, warga Pangkep dihebohkan dengan penemuan diduga kerangka manusia di Kampung Maccini Oto, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Rabu (14/11/2018).

Kondisi lokasi penemuan berada di tempat yang tidak ada rumah, semak belukar tetapi berada di jalan poros.

Kerangka manusia itu ditemukan warga sekitar pukul 18.30 Wita usai salat magrib.

Penemuan diduga kerangka manusia, ditemukan pertama kali oleh seorang sopir yang melintas dan singgah buang air kecil di semak belukar.

Dia kaget melihat kerangka yang jika diperhatikan memang seperti kerangka manusia. Diapun menyampaikan ke warga sekitar dan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian Polres Pangkep.

Mei 2019, sudah ada hasil dari Biddokes dan berdasarkan hasil identifikasi Biddokes Polda Sulsel, kerangka manusia itu bernama Rahmat. Dia anak pasangan dari H Mustafa bin Sabbe dan istrinya ST Mina H Duri.

Almarhum adalah anak bungsu dari empat bersaudara dan anggota remaja masjid.

Almarhum Rahmat dimakamkan malam di Pemakaman Jera' Lompoa, Baru-baru dalam Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa (28/5/2019). (Mcpangkajene)

Sebulan Ditutup, Akhirnya Jalan Rusak di Cambatao Pangkep Diperbaiki

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 25 November 2019 02:42

PANGKEP.KAB – Jalan rusak di Kampung Cambatoa, Kelurahan Pabundukang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel sudah dikerjakan.

Akses itu untuk sementara waktu ditutup selama sebulan.

Papan pemberitahuan terlihat berada tepat batas kelurahan Pabundukang dan kelurahan Mappasaile.

Di papan pemberitahuan tersebut bertuliskan "Mohon Maaf Jalan Ditutup Sementara, Akses ke Jalan Cambatoa, Karena Sementara Ada Pengerjaan Rekonstruksi Jalan".

Proyek perbaikan jalan di Kampung Cambatoa dikerjakan CV Resoku Pratama.

Nampak jalanan yang longsor sudah diratakan dan bersiap-siapa dikerjakan dengan sistem Sheet Pile.

Plt Kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengatakan selama sebulan dalam masa pengerjaan akses jalan ditutup.

"Proyek perbaikan jembatan sementara berjalan jadi ditutup dulu selama sebulan," ujarnya, Sabtu (23/11/2019).

Sebelumnya diberitakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep telah menganggarkan perbaikan jalan rusak di Kampung Cambatoa, Jumat (12/7/2019) lalu.

Anggaran perbaikan jalan rusak senilai Rp 1,5 miliar dengan menggunakan APBD 2019.

"Dananya sudah siap, cuma harus dilihat dulu tekhnisnya seperti apa, karena jalan ini kerusakannya cukup parah sampai-sampai amblas hanya bisa dilalui satu arah saja," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle.

Kallang menyebut, jalan rusak ini segera akan dikerjakan karena darurat pemakaiannya.

"Semoga tidak ada halangan, akan dikerjakan secara bertahap," ungkapnya.

Kallang menyebut, pihak BPBD Pangkep rencananya akan menggunakan sistem Sheet Pile. "Jadi, akan dirancang khusus untuk konstruksi berat dan permanen seperti Sheet Pile ini," ujarnya.

Kallang menjelaskan, Sheet Pile ini  nanti yang akan diterapkan di perbaikan jalan rusak karena strukturnya kuat.

"Ini jenis bahan bangunan yang dipasang dalam tanah, gunanya menahan tanah yang ketinggiannya berbeda agar tidak terjadi longsor," katanya.

Kallang mengaku tidak lagi memakai gelagar beton karena lokasi ini cukup dekat dengan persawahan.

"Dekat dengan sawah dan sungai, jadi sesuai petunjuk akan kita gunakan Sheet Pile agar tanah di area tersebut tidak amblas, kuat dan utuh," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Rabu (2/2/2019) jalan rusak parah di Kampung Cambatoa, Kelurahan Pabundukang Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Sisi kanan jalan rusak parah dan terbelah akibatnya jalanan tersebut longsor. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

852855
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
914
1588
11296
830422
9489
54384
852855

Your IP: 114.7.194.241
2020-06-06 16:21

Pengunjung

We have 16 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key