Friday, 24 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Ultah ke 56, Bupati Pangkep Resmikan Panti Asuhan dan Rumah Tahfidz Miliknya

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 18 March 2019 13:57

pangkepkab.go.id,PANGKEP — Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H Syamsuddin A Hamid SE tepat dihari ulang tahunnya ke-56, meresmikan bangunan panti asuhan dan rumah tahfidz al quran miliknya. Panti asuhan dan rumah tahfidz yang terletak di Jalan Cendana, Kelurahan Padoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Bahkan sebagai suatu penghargaan, Bupati Pangkep dua periode itu memberi nama panti asuhannya dengan mengambil nama depan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkep, Firman.

Tepatnya Firman Allah. “Ini kenang-kenang buat Pak Kajari, agar jika kelak berpindah tugas dari Pangkep ke tempat yang baru , masih mengingat daerah ini,”kata Syamsuddin, usai melakukan pengguntingan pita peresmian panti asuhan miliknya. Kajari Pangkep, Firmansyah Subhan, yang hadir dalam acara pengguntingan pita panti asuhan ini, merasa tak menyangka jika namanya dijadikan sebagai nama Panti Asuhan. Ia tampak tersenyum saat Bupati Syamsuddin mengisahkan tentang ide penamaan panti asuhan milik keluarganya ini.

Lanjut dikatakan Syamsuddin, Panti ini, katanya, akan menjadi milik kelurga besarnya dan setiap orang yang berada di dalam panti ini akan mendapat perhatian layaknya anggota keluarganya. “Kita tidak akan membeda-bedakan dan akan menjadi perhatiann kami sekeluarga,”tuturnya. Panti Asuhan Firman Allah ini, mempunyai bangunan berlantai dua dengan lantai dasar digunakan sebagai asrama serta lantai dua digunakan sebagai tempat belajar dan mengaji.

“Kami membuka pintu bagi warga Pangkep yang memang layak masuk panti asuhan, kami akan bina dan membimbingnya untuk menjadi tahfidz quran,”ujarnya. Panti ini juga dapat menampung sekitar 100 hingga 200 anak. Dengan hadirnya panti asuhan Firman Allah, maka panti asuhan di Panghkep sudah 4 unit yang umumnya milik lembaga dan yayasan keagamaan. Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Pangkep H Syahban Sammana SH, Kajari Pangkep, Dandim Pangkep, Plt Sekda dan Ketua TP PKK Pangkep, Hj Rismayani Syamsuddin.  (awi)

(http://parepos.fajar.co.id/2019/03/ultah-ke-56-bupati-pangkep-resmikan-panti-asuhan-dan-rumah-tahfidz-miliknya/)

 

Serahkan SK, Bupati Pangkep Larang CPNS Pindah Tugas

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 18 March 2019 13:54

Serahkan SK, Bupati Pangkep Larang CPNS Pindah Tugas

Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid saat memberikan SK kepada CPNS baru yang bertugas di lingkup pemerintahan Pangkep, Senin, (18/03/2019). Foto: Sindonews/Muhammad Subhan

pangkepkab.go.id,PANGKEP - Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid melarang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), untuk pindah dari tempat tugasnya. Hal ini disampaikan Syamsuddin saat menyerahkan SK CPNS kepada 424 CPNS.

Ia menegaskan agar mereka yang sudah mendapatakan SK, tidak boleh mengurus pindah. Syamsudin juga meminta para CPNS untuk menjalani masa percobaan selama setahun ini sebelum diangkat menjadi PNS.

"Jangan ada yang pindah dan saya tidak akan memberikan izin untuk itu. Kalian ini masih calon, ingat calon masih dalam masa percobaan. Saya harap kalian berkinerja baik," katanya usai menyerahkan SK CPNS di halaman kantor Bupati dalam upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN), Senin (17/3/2019).

Hal itu, kata Syamsuddin, sering dilakukan CPNS dengan berbagai dalih dan alasan untuk pindah bertugas ke kota, terutama yang ditugaskan di wilayah terpencil Pangkep seperti pegunungan dan kepulauan. Ia menegaskan, tak segan memberhentikan CPNS yang tidak berkelakuan baik selama masa percobaan CPNS ini.

Mereka yang mendapatkan SK tersebut rinciannya, dari tenaga honorer KS sebanyak 35 orang, tenaga guru 136 orang, tenaga kesehatan 223 orang dan tenaga teknis 30 orang. Selanjutnya mereka segera menuju tempat teguasnya masing-masing sesuai dengan SK yang diberikan.

Jufri, pengajar di Kecamatan Liukang Tangaya, mengatakan baru pertama kali ke wilayah tersebut. Ia sebelumnya menjadi tenaga honorer di sebuah sekolah di Kecamatan Pangkajene.
"Karena saya lulus di kecamatan Liukang Tangaya dan terpencil, saya harus rela meninggalkan keluarga demi tugas," katanya yang istri dan anaknya tinggal di Pangkajene.

(https://makassar.sindonews.com/read/22736/4/serahkan-sk-bupati-pangkep-larang-cpns-pindah-tugas-1552888989)

 

Subcategories

Statistik Pengunjung

649205
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
994
1248
7437
632625
32696
56442
649205

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-24 16:55

Pengunjung

We have 15 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key