Wednesday, 11 December 2019
  • >
  • >
Bupati Pangkep

H. Syamsuddin A.Hamid, SE

Wakil Bupati

H. Syahban Sammana, SH

Sekretaris Daerah

Dra.Hj.Jumliati,M.Si

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah

Dra.Hj.Jumliati,M.Si

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

Drs.Baharuddin,S.Sos,M.Si

Kepala DInas Perdagangan

H.A.Anshar Paduwai,SH

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

DR.Abd.Gaffar,ST,M.Si

Kepala Dinas Ketahanan Pangan

Hj.ST.Farida Idasari,SP,M.Si

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

dr.Andi Muliati Halid,M.Kes

Staf Ahli Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan

Ir.H.Muh.Jafar,M.Si

Kepala Dinas Kesehatan

dr.Hj.Indriaty Latief,M.Kes

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Drs.Bachtiar,M.Si

Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Ir.H.Agussalim,MM

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Drs.Ahmad Djaman,M.Si

KaBag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa

Burhanuddin,ST

Kepala Dinas Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Dr.Hj.Hartiny Djafar,M.Kes

Kepala Badan Kepegawaian,Pendidikan dan Pelatihan Daerah

Hj.Suriani A,SE

Kepala Dinas Statistik

Dra.Andi Hermin,M.Si

Kepala Dinas Ketenagakerjaan

Drs.Jufri B

Kepala Dinas Pendidikan

Drs.Muhammad Idris,MM

Kepala Dinas Perikanan

Ir.Hj.Andi Faridah

Sekretaris DPRD

Muhammad Gazali,SH

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga

Drs.H.Siswanto

Kepala Dinas Pekerjaan Umum

Ir.Sunandar

Kabag.Ortala

Iman Takbir,S.STP,MM

 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

TAK PUNYA ASRAMA, MAHASISWA BANDUNG MINTA KE BUPATI PANGKEP

  • Category: Beranda
  • Published: Friday, 27 July 2018 01:09

pangkepkab.go.id,PANGKEP-Sekitar 60 orang mahasiswa asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Pangkep ( Ikemap) yang saat ini sedang menempuh pendidikan diberbagai Perguruan tinggi di Kota kembang Bandung, Provinsi Jawa Barat, mengeluhkan hingga sampai sekarang belum memiliki asrama. seperti mahasiswa lain yang ada di luar daerah dan luar provinsi lainnya. misalnya Mahasiswa Pangkep yang ada di makassar, Jakarta dan Jogjakarta, sudah memiliki Asrama Pangkep.

Saat ini diperkirakan ada sekitar 60 an mahasiswa asal Pangkep yang menempuh pendidikan di kota Kembang tersebut.Kondisi ini yang kemudian mendorong para pengurus Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Pangkep (Ikemap) Bandung Raya meminta kepada Bupati Pangkep H. Syamsuddin Hamid, SE untuk memberikan fasilitas asrama di kota Bandung untuk para mahasiswa yang menempuh pendidikan disana.

” Kami sangat berharap Pemkab dapat memberikan fasilitas asrama untuk kelancaran kegiatan Ikemap. Apabila ada fasilitas asrama, mahasiswa juga bisa belajar dengan baik, ” kata Rudi, Ketua Ikemap se Bandung Raya

Rudi juga menjelaskan jika mereka akan menggelar rapat, tidak mempunyai tempat. sehingga kerap kali saat akan menggelar Rapat kepengurusan Ikemep hanya memanfaatkan Ruang terbuka Hijau (RTH) yang ada di Bandung atau di cafe cafe dan warkop sekitar Bandung, untuk itu Ikemep memohon ke pemda fasilitas gedung asrama tersebut.

” Kami sangat berharap Pemkab dapat memberikan fasilitas asrama untuk kelancaran kegiatan Ikemap. Apabila ada fasilitas asrama, mahasiswa juga bisa belajar dengan baik, ” kata Rudi .

Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid SE, menanggapi permintaan mahasiswa mengaku akan mempertimbangkan permintaan mahasiswa bandung tersebut, dan akan membicarakan hal tersebut dengan DPRD Pangkep. Hal lain juga dikatakan jika maksud pembangunan asrama di Bandung sudah pernah di survei, namun hingga sekarang masih melihat kondisi anggaran dalam APBD.

"Saya tidak menjanji. Tetapi apabila ada persetujuan dewan dan anggaran kita sudah memungkinkan, maka permintaan itu bisa kita penuhi ,” ujar Syamsuddin . 

Selain persoalan kondisi APBD Pangkep yang belum memungkinkan persoalan koordinasi dengan Pemkot setempat di bandung juga perlu dipikirkan, sebab selama ini, untuk membangun fasilitas umum di daerah lain, perlu koordinasi dengan instansi terkait. 

Diketahui untuk asrama mahasiswa yang dibangun Pemkab Pangkep, selain beberapa unit di bangun di Makassar, juga ada di Jogjakarta, kantor perwakilan di Jakarta dan juga akan direalisasikan kantor perwakilan di Lombok Timur. 

” Kami mohon agar mahasiswa bersabar, sambil menunggu semoga Pangkep mempunyai anggaran untuk merealisasikan itu,” kata Syamsuddin. (https://www.koranpangkep.co.id/2018/07/tak-punya-asrama-mahasiswa-bandung.html)

 

Wabup Pangkep Persentasekan Inovasi Kelas Perahu

  • Category: Beranda
  • Published: Thursday, 26 July 2018 00:37

pangkepkab.go.id,JAKARTA-Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang dipimpin Wakil Bupati Pangkep, H Syahban Sammana SH didampingi Kadis Pendidikan Idris Sira dan Rukmini Spd MPd yang menjadi inisiator program literasi ‘Kelas Perahu’, Senin 23 Juli, mempresentasekan inovasi ‘Kelas Perahu’ di kantor Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Hal itu menjadi bagian dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2018 yang diselenggarakan KemenPANRB. Presentasi dan wawancara Top 99 KIPP dilakukan ketiganya dihadapan Tim Penilai Independen dari kalangan akademisi, praktisi dan YLKI. Dari data yang dihimpun Parepos.fajar.co.id, Wakil Bupati Pangkep, H Syahban Sammana SH dihadapan Tim Panel Independen dalam sesi wawancara menjelaskan, inovasi kelas perahu merupakan sebuah upaya dalam mengantisipasi ketidakhadiran siswa di sekolah karena membantu orang tua melaut.

Inovasi yang telah berjalan sejak tahun 2016, merupakan sebuah upaya yang diberikan dalam bentuk pembekalan kepada siswa oleh guru berupa lembar kegiatan sekolah, sebelum melaut bersama orang tuanya. Salah satu tim penilai, Nurjaman Mochtar mempertanyakan, “Bagaimana regulasi yang melarang mempekerjakan anak-anak?. Mendapat pertanyaan tersebut, kata Syahban, karena kondisi ekonomi dan geografis daerah, justru dengan upaya ini mendapat dukungan program dan melihat ini sebagai suatu solusi.

Foto Mohammad Ridwan.

Berbeda halnya dengan tim penilai lainnya, Indah dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang mempertanyakan bagaimana memotivasi guru melaksanakan upaya agar upaya tersebut dapat tercapai?. Lebih lanjut, mantan Kepala Bappeda Pangkep itu dengan santai menjawab, Pemkab Pangkep telah memprogramkan dengan menyiapkan insentif bagi guru yg mayoritas guru honorer. Terlebih, Bupati Pangkep komitmen dalam mendukung program tersebut. Neneng dari perwakilan praktisi mengusulkan agar pemerintah daerah membuatkan sebuah kurikulum khusus dalam mendukung inovasi kelas perahu.

Rukmini Spd MPd selaku inisiator menjawab pertanyaan itu, dimana kurikulum diadaptasi dan dimodifikasi sesuai kondisi setempat. Dan Dinas Pendidikan akan mensupport walaupun telah disiapkan tunjangan daerah terpencil (Dacil) kepada guru-guru di 4 kecamatan yang kini hanya diperuntukan bagi 2 kecamatan kepulauan. (http://parepos.fajar.co.id/2018/07/kipp-2018-wabup-pangkep-persentasekan-inovasi-kelas-perahu/)

Subcategories

Statistik Pengunjung

575435
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1142
2275
6402
560067
15368
77926
575435

Your IP: 114.7.194.241
2019-12-11 05:43

Pengunjung

We have 33 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key