Saturday, 06 June 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

Cegah Tindak Pidana, TP4D - LKPP Kolaborsi Kawal Proyek 

  • Category: Beranda
  • Published: Friday, 02 August 2019 05:51
PANGKEP,KAB -- Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah ( TP4D) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berkolaborasi mengawal proyek di Pangkep.
 
Anggota TP4D Kejari Pangkep, Akram mengatakan, kehadiran TP4D sebagai langkah  pencegahan, agar pihak terkait bekerja sesuai aturan.
 
Lanjutnya, kehadiran TP4D juga untuk deteksi dini masalah apa saja yang biasa ditemui. TP4D juga bersinergi dengan tim Pokja terkait aturan-aturan yang ada. 
 
"Kita dampingi, supaya proyek pengadaan barang dan jasa tepat mutu, tepat guna dan tepat sasaran,"katanya, Rabu(31/7/19).
 
Lanjutnya, saat ini TP4D mengawal dan mendampingi 16 OPD lingkup Pemkab Pangkep.
 
Sementara itu, Arthur Halik Razak, Ahli Kontrak LKPP, menerangkan, LKPP mempunyai tugas berkolaborasi dengan beberapa instansi agar pengadaan barang jasa, efisien dan akuntabel.
 
Lanjutnya, LKPP juga mempunyai tugas kolaborasi dengan TP4D, memberikan edukasi mitigasi resiko terkait pelaksanan kontrak pengadaan barang dan jasa.
 
"Ini hal baru di sulsel, ada 16 OPD dikawal TP4D dan LKPP, Tatacara melakukan kontrak yang benar. Kita juga telah melatih beberapa individu untuk melakukan keahlian berkontrak,"katanya.
 
Sementara itu, kepala bagian layanan pengadaan barang dan jasa, Pangkep, Burhanuddin mengatakan, Kehadiran TP4D dan LKPP sebagai perwujudan dalam hal pengawalan, pemerintahan dan pembangunan daerah. Tujuannya, meminimalisir pelanggaran dan bagian dari mitigasi resiko.
 
"Ini penting, dengan  keberadaan TP4D dan LKPP, kami sangat bangga untuk mengawal dan mendampingi kami.  Mudah-mudahan tidak ada kasus tindak pidana korpusi karena telah dilakukan pencegahan secara dini,"ujarnya.
 
Disampaikannya, pertanggal 17 Juli, Sudah ada 66 kegiatan yang berkontrak, dengan nilai Rp53 M. (Mcpangkajene)
 

Pedagang Aksesoris HUT Kemerdekaan Hiasi Kota Pangkep   

  • Category: Beranda
  • Published: Friday, 02 August 2019 05:44
PANGKEP.KAB -- Aktivitas penjualan pernak pernik menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2019 mulai menghiasi Kota Pangkep . 
 
Sejumlah pedagang memasarkan pernak pernik kemerdekaan, mulai dari bendera merah putih hingga aksesoris lambang negara RI.
 
Mereka memilih memajangkan pernak pernik itu dipinggir trotoar, meski begitu pedagang terlihat rapi. Sehingga keberadaannya tidak mengganggu pejalan kaki dan juga pengguna jalan raya. Seperti yang terlihat di Taman Musafir.
 
Menariknya, antar pedagang tetap akur meski lokasinya berdekatan dan berasal dari daerah yang berbeda. Ada yang dari pulau Jawa sebagian lainnya dari warga asal Makassar. 
 
Faridah Nurdin, salah satu pedagang pernak pernik kemerdekaan itu mengaku sudah lama berjualan di Pangkep. Dirinya mengaku dia sudah tujuh tahun berjualan  bendera merah putih,  setiap menjelang HUT RI.
 
"Saya, satu tahun sekali jualan dan terhitung sudah tujuh kali, hanya saat perayaan Agustusan saja. Sedangkan, saya mulai awal/pertengahan bulan Juli setiap tahunnya datang ke Kabupaten Pangkep ini,” katanya perempuan hamil yang sehari-hari berdagang makanan di sekolah, Kamis (01/8/2019).
 
Ibu dua anak ini mengaku bahwa dirinya asal Kabupaten Pangkep, hanya barang dagangan nya dari pulau Jawa. "Saya orang Pangkepji pak,  cuma pernak pernik kemerdekaan ini dari pulau Jawa," jelasnya.
 
Pedagang musiman pernak pernik HUT RI, menawarkan bendera merah putih dengan harga bervariasi mulai Rp10 ribu  hingga Rp500.000 atau tergantung ukuran. Sedangkan umbul-umbul dijual Rp30.000 hingga Rp45.000 per lembar. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

852979
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1038
1588
11420
830422
9613
54384
852979

Your IP: 114.7.194.241
2020-06-06 17:14

Pengunjung

We have 22 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key