Friday, 24 January 2020
  • >
  • >
 Bupati...

Bupati...

pangkepkab.go.idJAKARTA– Dalam pertemuan para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor,...

Terima...

Terima...

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi tuan rumah kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kementrian Sosial (Kemensos) dalam program jelajah kapal kepahlawanan. Pesertanya...

Pangkep...

Pangkep...

pangkepkab.go.id,JAKARTA– Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara pembukaan The International Public Service (IPS) Forum 2018 di Jakarta Convention...

Beranda

KAPOLRES PANGKEP,KECAMATAN LIUKANG TANGAYA AMAN DARI GEMPA

  • Category: Beranda
  • Published: Wednesday, 08 August 2018 01:02

pangkepkab.go.id,PANGKEP-Kecemasan terhadap keluarga warga pualu Sapuka kecamatan Liukan Tangaya Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) sulawesi selatan yang saat ini berada didaratan kota Pangkep dan Makassar dengan berita Gempa yang terjadi di Lombok Utara NTB pada pukul 18.46 WIB dengan kekuatan 7 SR pada kedalaman 15 km. Minggu (5/8/2018), dimana mereka kehilangan kontak komunikasi paska gempa NTB tersebut, rasa was was mereka kini terobati setelah Kapolres Pangkep memastikan warga Liukang Tangaya aman. 

Kapolres Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), AKBP Tulus Sinaga memastikan kondisi masyarakat di wilayah perbatasan NTB, khususnya di Kecamatan Liukang Tangaya dalam keadaan baik dan aman. 

Sesuai informasi dari pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Liukang Tangaya, guncangan gempa 7 Skala Richter (SR) juga dirasakan masyarakat yang tinggal di sejumlah pulau terluar, khususnya yang berada dibagian barat. 

“Patut kita bersyukur, karena akibat gempa tersebut yang dirasakan warga hanya guncangan dan tidak merusak serta tak menimbulkan jatuhnya korban jiwa,”ujar AKBP Tulus Sinaga, Senin 6 Agustus 2018.

Terpisah, tokoh pemuda asal Liukang Tangaya Jamal mengakui, hingga saat ini belum ada laporan kondisi masyarakat diwilayahnya. Pasalnya, jaringan terdekat diwilayah Sumbawa tak bisa terakses karena putus. Lebih jauh, kata Mantan Ketua HMI Pangkep, jarak antara pulau-pulau di Pangkep dengan NTB itu cukup dekat. 

” Ada empat pulau diwilayah Liukang Tangaya, paling dekat dengan NTB, dan hanya butuh 3-5 jam perjalanan. Pulau tersebut diantaranya, Pulau Poleonro, Sailus, Satanger dan Pulau Kapoposan yang hanya berjarak 60 mil,”jelasnya. 

Seperti diketahui, titik gempa 7 SR itu berpusat di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi pada pukul 19.46 Wita, kemarin. Lokasi gempa berada di titik 8.37 LS dan 116.48 BT. Gempa terjadi pada kedalaman 15 km.

 (https://www.koranpangkep.co.id/2018/08/alhamdulillah-kapolres-pangkep-pastikan.html)

FILM MUSIBAH BANJIR BANDANG SENGGERANG RAIH JUARA 1 DI AJANG SAKA WANABAKTI

  • Category: Beranda
  • Published: Tuesday, 07 August 2018 23:41

pangkepkab.go.id,PANGKEP -Lomba karya diacara perkemahan Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru tingkat regional Sulawesi dan Maluku yang digelar di Tonasa Park Pangkep dari tanggal 1-5 Agustus 2018, telah diperlombakan beberapa hasil karya termasuk membuat film berdurasi pendek.

Essa Annisa S.pd.M.Pd, sutradara film berdurasi pendek yang berjudul “Musibah Banjir Bandang tahun 2002” telah sukses menggondol juara satu dalam acara pertikawan yang dibuka langsung oleh Dirjen Kemenetrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI beberapa hari lalu di Tonasa Park Kabupaten Pangkep.

Essa Annisa yang dihubungi lewat selulernya mengatakan bahwa film ini menceritakan, mengingatkan, mengitropeksi pada masa lalu agar tidak terulang yang namanya musibah banjir bandang pada tahun 2002 di Kecamatan Balocci, dimana menelang korban.

Essa Annisa yang dikenal kreatif ini mengatakan bahwa dalam film tersebut juga memberikan kesan moral kepada publik bahwa  mengapa baru sekarang melakukannya, apa harus menunggu kehilangan baru, kita baru sadar.

Selain itu Essa Annisa mengucapkan terima kasih kepada  cabang Dinas kehutanan Kabupaten Pangkep, Ir Ansar MM, Andi Syukri, SP, Yusmaladewi.S.Hut.Mp. Dalahuddin Spd, dan segenap dewan guru SMK I Bungoro yang telah memberikan dukungan sehingga kami sukses meraih juara satu lomba Film pada acara Pertikawan Tonas Park.

Diketahui Peristiwa naas Banjir Bandang senggeran bermula saat hujan yang menguyur Kampung Senggerang, Kelurahan Ballenganging, Kecamatan Balocci, kabupaten Pangkep, Sulsel, selama enam jam, menyebabkan puluhan rumah tertimpah material longsor dari pengunungan Bulusaraung Kabupaten Pangkep. 

Peristiwa terjadi pada pukul 16.10 Wita, Minggu (24/04/2011) lalu, tak hanya membuat rumah warga hanyut terbawa longsor, juga menewaskan empat warga setempat. Keempatnya adalah Jumain (38), Nanna(19), Riska (13) dan Ali(3). korban tewas akibat hanyut terseret air bah dan material longsor muntahan gunung Bulusaraung. (https://www.koranpangkep.co.id/2018/08/film-musibah-banjir-bandang-senggerang.html)

Subcategories

Statistik Pengunjung

649257
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1046
1248
7489
632625
32748
56442
649257

Your IP: 114.7.194.241
2020-01-24 17:51

Pengunjung

We have 17 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key