Sunday, 20 September 2020
  • >
  • >

Inilah Komitmen Siswa SMP Negeri1 Pangkajene Kurangi Sampah Plastik di Lingkungan Sekolah

PANGKEP.KAB - Inilah komitmen siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Kabupaten Pangkep kurangi sampahj dilingkungan sekolah, sebagai program yang diterapkan terhadap siswa bawa sendiri Bekal, Botol Minum ( BBM) ke sekolah.

Achmad Anshari S.pd M.Pd, Kepala UPT SMP negeri 1 Pangkajene Kabupaten Pangkep yang dihubungi diruang kerjanya Selasa (28/01/2020) mengatakan bahwa masalah sampah plastik di Indonesia masih menjadi sorotan publik. 

“Penggunaan plastik yang tidak terkontrol menjadi alasan dari seriusnya masalah sampah plastik di negara ini. Sadar atau tidak, penggunaan plastik menjadi bagian dari kehidupan manusia yang serba praktis ini” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa plastik yang biasanya kita gunakan merupakan bahan yang tidak mudah terurai (non-biodegradable) dan membutuhkan waktu 100 - 500 tahun agar dapat terurai secara alami. Saat terurai pun, sampah plastik tersebut menyisakan partikel kecil (mikroplastik) yang dapat mencemari lingkungan.

Selain dapat menyumbat aliran sungai dan mengakibatkan banjir, plastik yang mengendap di dalam tanah dapat merusak kondisi tanah, air tanah, dan makhluk bawah tanah.

Untuk itu kata dia, wajib siswa membawa  BBM Sendiri dari rumah  masing-masing dan komitmen ini diterapkan bagi Siswa SMP Negeri 1 Pangkajene, “Kurangi Sampah Plastik di Lingkungan Sekolah” tegasnya.

Menurut  Achmad Anshari bahwa Plastik itu adalah partikel dari plastik yang akan membunuh hewan-hewan pengurai seperti cacing yang akan berdampak pada kesuburan tanah.

“Kehadiran plastik di lautan juga dapat mengancam ekosistem di laut. Tidak sedikit hewan di laut menganggap sampah plastik sebagai makanan dan akhirnya ditemukan mati karena tidak dapat mencernanya” ujarnya.

Menurut mantan Kepala UPT SMP 1 Kassi Kecamatan Balocci ini bahwa semakin seriusnya masalah sampah plastik ini membuat pemerintah Kabupaten Pangkep, komunitas, maupun instansi lain melakukan gerakan mengurangi sampah plastik.

Untuk itu kami di SMP Negeri 1 Pangkajene mengeluarkan kebijakan agar siswa wajib bawah BBM Sendiri yang turut serta menjaga kelestarian lingkungan serta berusaha mengurangi penggunaan sampah plastik.

“Program siswa bawa BBM sendiri yang dilakukan siswa siswi SMP Negeri 1 Pangkajene juga didukung oleh guru-guru dan komitmen pengelola kantin untuk tidak menjual lagi minuman dalam kemasan plastic” paparnya.

Menurut Ahmad Ansari bahwa pihak sekolah pun menyediakan water tap Air di beberapa titik kantin sekolah diiharapkan melalui program ini, penggunaan air minum kemasan semakin berkurang hingga 80 persen atau bahkan tidak ada di lingkungan sekolah. Dengan banyak mengkonsumsi air mineral, kesehatan warga sekolah juga akan semakin meningkat.

“Kami bangga dengan kemauan yang ditunjukkan oleh siswa-siswi kami terutama pengurus OSIS yang memberikan contoh kepada suswa yang lainnya. Mereka dengan sukarela mengkampanyekan gerakan ini dan menjadi duta peduli lingkungan ” ujarnya.

Kepala sekolah mengajak semua warga sekolah untuk saling peduli terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dan tidak membuang sampah sembarangan.  semua harus dimulai dari hal-hal yang sederhana. Bersama lestarikan lingkungan, untuk masa depan yang lebih cerah. (Mcpangkajene)

Statistik Pengunjung

1055069
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1687
2594
14996
1026609
36713
69195
1055069

Your IP: 114.7.195.129
2020-09-20 17:12

Pengunjung

We have 21 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key