Saturday, 27 February 2021

Ringkasan APBD KAB. PANGKEP

  • Category: Uncategorised
  • Published: Monday, 16 November 2020 06:24
  • Written by Super User
  • 16 Nov

Pangkep, Diskominfo – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Liukang Tupabbiring, Andi Sumange Alam bersama rombongan lakukan sosialisasi Undang-undang (UU) pernikahan di Pulau Pajenekang, Desa Mattiro Deceng, Sabtu (14/11/2020).

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dalam rangka pemberian pemahaman kepada masyarakat terkait usia pernikahan yang ideal yang telah diatur dalam UU pernikahan.

“Masyarakat perlu tahu bahwa usia pernikahan yang telah diatur adalah 19 tahun, jika ada anak yang menikah di bawahnya, maka harus memperoleh dispensasi dari pengadilan Agama di daerahnya,” jelas Andi Sumange Alam.

Acara sosialisasi tersebut juga dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Mattiro Deceng Erwin, Koordinator Bidang Penelitian dan Fatwa MUI Pangkep KH Hasbuddin Khalik, Staf KUA Kecamatan Liukang Tupabbiring Muhtar, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Liukang Tupabbiring, yaitu Jamaluddin, Sukma Paramita, Nurismi Fadhilah dan Abd Basit. (Mcpangkajene)

  • Category: Uncategorised
  • Published: Monday, 16 November 2020 06:22
  • Written by Super User
  • 16 Nov

Pangkep, Diskominfo – Apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanganan bencana alam dan pengecekan peralatan berlangsung di lapangan Alun-alun Citra Mas, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Minggu (15/11/2020).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid. Dihadiri jajaran Forkopimda, OPD, dan sejumlah relawan

Dikatakan Bupati Pangkep, Kesiapsiagaan, kekompakan serta kebersamaan personil sudah sangat sinergi. Akan tetapi, terkait peralatan katanya masih akan ditindaklanjuti apa saja yang kurang.

“Hasil apel hari ini, mungkin kita masih akan tindaklanjuti. Tadi ada peninjauan peralatan, kita akan komunikasi dengan Dandim dan Kapolres apa yang kurang. Tapi untuk kebersamaan personil sudah sangat luar biasa,” katanya.

Lanjutnya, apel ini juga menghadirkan Camat. Tujuannya, agar mereka dapat mengantisipasi bencana di daerahnya masing-masing. (Mcpangkajene)

  • Category: Uncategorised
  • Published: Monday, 22 June 2020 05:11
  • Written by Super User
  • 22 Jun
PANGKEP.KAB - SatPolairud Polres Pangkep, amankan tujuh nelayan Pulau Makkarangana, Desa Sailus, Kecamatan Liukang Tangaya, mereka digelandang ke Mapolres lantaran kedapatan menangkap ikan dengan menggunakan bom (destructif fishing).
 
Ketujuh nelayan yakni Rc, Rn ,Sp, Wa, Er, Al dan Ba diamankan saat melakukan aksi di perairan Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Minggu (14/06), ini dibeberkan Kapolres Pangkep, AKBP. Ibrahim Aji, saat menggelar press rilis penangkapan, di Makopolres Pangkep, Senin (22/06).
 
"mereka sudah di pantau sejak Jumat (12/06), dimana anggota satPolairud, melkaukan patroli rutin, di kecamatan Liukang Tangaya dan melalui penyelidikan tersebut, minggu (14/06) para pelaku berhasil diamankan," Jelas Kapolres Pangkep, AKBP. Ibrahim Aji.
 
Sementara itu, terkait Barang Bukti, Kasatpolairud Polres Pangkep, Iptu. Deki Marizaldi menjelaskan, dari hasil penangkapan polisi berhasil mengamankan satu set alat selam, kompresor, 25 botol plastik berisi amonium nitrate dan 38 biji detonator.
 
"Dari hasil interogasi nelayan ini melakukan perakitan sendiri, dan digunakan sendiri dan tidak dijual belikan, tidak hanya itu bahan peledak yang dirakit, memiliki daya ledak tinggi," jelas Deki Marizaldi.
 
Deki menambahkan, jika pelaku sudah sering melakukan aksinya, dan hasil tangkapan dibawa ke perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk dijual.
 
"Karena jarak sekitar 20 jam dari ibukota Kabupaten, maka hasil tangkapan dibawa nelayan ini ke Lombok," tambahnya.
 
Karena perbuatannya, para pelaku dijerat pasal Tentang perikanan, dengan ancaman penjara maksimal 6 tahun dan denda 1,2 miliar. (mcpangkajene)
  • Category: Uncategorised
  • Published: Tuesday, 23 June 2020 10:53
  • Written by Super User
  • 23 Jun

Pangkep.kab – Diduga mengalami gangguan jiwa, salah seorang petani di Kampung Taman Roja, Desa Batara, Amiruddin (50) diduga meminum racun.

Kapolsek Labakkang, Iptu Muhammad menjelaskan, Amiruddin meminum racun di dalam rumahnya sendiri. Tak lama kemudian, istrinya, Idawati (47) melihat sang suami munta dan batuk, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit.

Namun setelah itu sekitar 15 menit korban meninggal dunia. Dari keterangan, Idawati bahwa suaminya mengalami ganguan jiwa dan pernah masuk kerumah sakit jiwa sekitar 5 Tahun yang lalu,” ujarnya.

Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji membenarkan adanya kasus bunuh diri yang terjadi di Desa Batara, Kecamatan Labakkang. Namun, pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi. (mcpangkajene)

  • Category: Uncategorised
  • Published: Tuesday, 09 June 2020 04:12
  • Written by Super User
  • 09 Jun
PANGKEP.KAB -- Para kaum hawa yang kerap mengendarai kendaraan roda dua disepanjang jalan poros Pangkep-Makassar harus berhati-hati dan waspada. Sebab pelaku begal payu dara sering mencari mangsa disepanjang jalan tersebut.
 
Sikap hati-hati kalangan perempuan perlu disikapi karena karena pelaku begal payudara yang diamankan pihak Kepolisian Resor (Polres) Pangkep didepan penyidik mengaku empat kali melakukan begal payudara.
 
Pelaku begal payudara berinsial MAT yang terjadi di jalan poros Makassar - Pare-pare Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Sabtu (6/6) berhasil diringkus diperbatasan Pangkep-Maros.
 
Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji,  mengatakan, pelaku telah ditangkap dan diamankan di Polres Pangkep bersama dengan sepeda motornya beberapa saat setelah melakukan aksinya.
 
"Saat melakukan aksinya korban berteriak sehingga dilakukan pengejaran oleh anggota Polres Pangkep yang sedang patroli dan berhasil diamankan di Kalibone Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep perbatasan Pangkep-Maros," kata Ibrahim.
 
Saat kejadian korban AI sedang mengendarai sepeda motor, kemudian dipepet dari arah kanan oleh pelaku sehingga melambat, seketika pelaku memegang dan meremas payudaranya. 
 
Usai melakukan aksinya pelaku melarikan diri menuju arah Makassar sehingga dikejar oleh korban AI dan bereriak.
 
"Ketika berteriak pengendara yang mendengar spontan mengejar pelaku, saat bersamaan anggota Satlantas yang sedang patroli melihat kejadian tersebut sehingga melakukan pengejaran bersama masyarakat dan berhasil mengamankan di perbatasan Pangkep-Maros," bebernya.
 
Dijelaskan mantan Kapolres Enrekang bahwa menurut keterangan pelaku. Dia telah melakukan aksinya sebanyak 4 kali.
 
"Atas perbuatan pelaku. Maka akan dijerat Pasal 281 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 2 tahun 8 bulan," pungkasnya( udi)

Statistik Pengunjung

1477722
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
2516
2939
17166
1440823
73518
94171
1477722

Your IP: 114.7.195.129
2021-02-27 16:24

Pengunjung

We have 19 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id