Monday, 28 September 2020
  • >
  • >

Beranda

Pemkab Pangkep Tutup Mata Penguasaan Dua Pulau, Jaksa Siapkan Pemeriksaan

  • Category: Beranda
  • Published: Tuesday, 07 July 2020 04:59
PANGKEP.KAB -- Heboh soal dugaan penguasaan dua pulau Panambungan dan Langkadea di kecamatan kepulauan Liukang Tupabbiring yakni pulau Panambungan dan Langkadea dibantah Pemkab Pangkep sebagai bentuk penguasaan secara pribadi. Pengelolaan pulau ini memiliki memorandum of understanding( MOU) antara Dinas Pariwisata dengan pihak Hotel Aryaduta yang merupakan bagian dari Bosowa Corporate.
 
Hal ini diakui Plt Sekretaris Kabupaten Pangkep Hj Jumliati saat dimintai keterangan di kantor DPRD Pangkep, Rabu(1/7)
 
"Sepengetahuan saya pemanfaatan pulau itu memiliki dasar perjanjian. Pulau Panambungan itu ada MOU antara pihak Pemkab dengan Hotel Aryaduta. Sedangkan pulau Langkadea yang dikelolah mantan Bupati Pangkep Baso Amirullah memiliki dokumen dalam bentuk, Hak Pengusahaan Perairan dan Pesisir( HP3)," kata Jumliati.
 
Mantan Kepala Bapenda ini mengaku untuk dokumen pulau Langkadea tidak terlalu mengetahui bagaimana bentuknya. Apakah istilah HGU atau apa. 
 
"Untuk lebih lengkapnya silahkan hubungi Kadis Pariwisata. Namun yang jelas kedua pulau ini bukan penguasaan secara pribadi, melainkan pengelolaan yang memiliki dokumen kesepakatan," tandasnya.
 
Sebelumnya pihak Kejaksaan Pangkep membeberkan hasil pengumpulan bahan keterangan tentang adanya penguasaan secara pribadi dari dua pulau di kecamatan Liukang Tupabbiring yakni pulau Langkadea dan  Pannambungan.
 
Kasintel Kejaksaan Negeri Pangkep Andri Zulfikar yang dihubungi secara terpisah, mengaku akan memulai pemanggilan terhadap pihak terkait dari dugaan penguasaan kedua pulau tersebut.
 
"Jika tidak ada aral melintang , rencana jum'at akan kami lakukan pemanggilan dan pemeriksaan pertama terhadap pihak yang berhubungan dengan dugaan penguasaan kedua pulau itu," beber Andri. (Mcpangkajene)

Kades dan Lurah Nakal, Siap-siap Berurusan Jaksa

  • Category: Beranda
  • Published: Tuesday, 07 July 2020 04:52
PANGKEP.KAB -- Kejaksaan Negeri Pangkep memberikan edukasi kepada para kepala desa dan lurah  se kecamatan Minasa Te'ne untuk mengelolah anggaran  sesuai peruntukannya. 
 
Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep yang diwakili Kasintel Andri  Zulfikar saat memberikan penyuluhan dan penerangan hukum kaitannya dengan  tindak pidana korupsi didepan para Kades dan Lurah se Kecamatan Minasa Te'ne, Senin (6/7) di ruang rapat kantor Camat Minasa Te'ne.
 
Andri meminta kepada para kades dan lurah agar tidak takut memakai anggaran yang merupakan dana milik desa dan kelurahan. 
 
"Jaksa siap mengawal dan mendampingi pengggunaan dana desa dan kelurahan. Yang penting pengelolaan anggaran itu sesuai dengan peruntukannya. Tetapi kalau ada kades dan lurah yang berani menyelewengkan dana yang dikelolah, maka Jaksa akan menindak tegas kades dan lurah nakal," kata Andri.
 
Kasintel Kejari Pangkep ini juga menjelaskan jika penyuluhan dan penerangan hukum ini bertujuan memberikan edukasi kepada para kades dan lurah agar lebih memahami hukum dan bisa bekerja dengan baik dalam pengelolaan anggaran.
 
" Jadi kami berharap kepada para Kades dan Lurah jujur dan transparan dalam mengelolah anggaran dan tidak usah takut memakai dana itu, jika sesuai peruntukannya," ujarnya. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1074379
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
2705
1922
4627
1053382
56023
69195
1074379

Your IP: 114.7.195.129
2020-09-28 22:10

Pengunjung

We have 68 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key