Thursday, 01 October 2020
  • >
  • >

Beranda

8 Ranperda Disetujui Jadi Perda, Ini Harapan Bupati Pangkep

  • Category: Beranda
  • Published: Tuesday, 17 March 2020 02:10
PANGKEP.KAB – Pemerintah Kabupaten Pangkep menyetujui delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Hal itu dibuktikan saat Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid bersama Ketua DPRD Pangkep menandatangani persetujuan 8 Ranperda menjadi Perda disaksikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Sidang A, Gedung DPRD Pangkep, Senin(16/3/2020).

Sebelum penandatanganan, sidang diawali dengan penyampaian laporan hasil pembahasan Panitia Khusus(Pansus) Ranperda yang terdiri dari orang.

Laporan hasil pembahasan Pansus I dibacakan oleh H Nurdin Mappiara. Pansus I ini membahas tiga Ranperda. Ranperda Kabupaten Layak Anak, Ranperda tentang Perubahan Atas Perda nomor 4 tahun 2016 tentang Susunan Perangkat Daerah, Ranperda tentang Perubahan Atas Perda nomor 8 tahun 2011 tentang IMB.

“Ketiga jenis Ranperda diatas, dapat diterima dan disetujui menjadi Perda," kata Nurdin Mappiara usai membacakan hasil laporan.

Kemudian, Laporan hasil Pansus II dibacakan oleh H Abd Rasyid yang membahas empat Ranperda diantaranya, Ranperda tentang Pembentukan Perusahaan Daerah Mappatuwo, Ranperda tentang Perubahan Ketiga Atas Perda tentang Retribusi Jasa Usaha. Ranperda tentang Perubahan Atas Perda nomor 4 tahun 2018 tentang Penyertaan Modal Daerah dan Ranperda tentang Tanda Daftar Usaha Kepariwisataan.

"Tiga Ranperda disetujui untuk jadi Perda dengan beberapa catatan. Sedangkan Ranperda tentang Tanda Daftar Usaha Kepariwisataan dianggap materi muatan sangat tehnis, sehingga disarankan hanya untuk diatur dalam Peraturan kepala daerah," katanya.

Pansus III, dibacakan oleh Ramli, membahas Ranperda tentang Rencana Pembagunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Ranperda tentang Innovasi Daerah. Keduanya disetujui untuk menjadi Perda.

Sementara Ranperda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah tidak dapat dilanjutkan ke jenjang pembahasan berikutnya.

"Dari 11 anggota Pansus, sembilan anggota berkesimpulan agar Ranperda dikembalikan kepada OPD terkait. Karena dalam perencanaan belum ada penyempurnaan setelah adanya hasil penyelarasan dari kantor Kementerian Hukum dan HAM yang mensyaratkan beberapa bab tambahan," katanya.

Sementara itu, Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid berharap dengan persetujuan Ranperda ini menjadi Perda dapat mengawal harapan masyarakat untuk lebih sejahtera.

Perda ini, tidak mungkin bisa berjalan jika hanya diserahkan kepada eksekutif. Ia berharap, setelah penandatanganan dilakukan tetap dilakukan pengawasan oleh pihak DPRD.

"Kita memang telah menyerahkan 10 Ranperda, delapan yang disetujui. Sementara dua Ranperda lainnya bukan ditolak, tapi ada yang mesti diperbaiki," jelasnya. (Mcpangkajene)
 
 
 

Syahrul Nahkodai IPPM Pangkep Koordinator Unismuh Makassar

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 16 March 2020 04:14

Pangkep.Kab – IPPM Pangkep Koordinator Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar  melakasanakan kegiatan Musyawarah Koordinator (MUSKO) ke-XV di Rumah Informasi Kawasan Gua Prasejarah Belae Kabupaten Pangkep yang dimulai pada Sabtu-Minggu, 14-15 Maret 2020

Diketahui, Musyawarah Koordinator merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingakat koordinator dan dilaksanakan oleh koordinator, 1 tahun sekali di akhir kepengurusan.

Syahrul  selaku formatur ketua terpilih IPPM Pangkep Koordinator Unismuh Makassar Periode 2020-2021 mengatakan, ia bersama rekan-rekannya siap melanjutkan gerakan program sosial, pendidikan dan lingkungan.

“Ini adalah amanah, kami akan bekerja maksimal dalam pengembangan potensi kader dan siap melanjutkan gerakan program sosial, pendidikan dan lingkungan khususnya di Kabupaten Pangkep secara kolektif dan berkelanjutan,” kata Aryo sapaan Syahrul.

Dia berharap, amanah yang diembannya kini mampu terealisasi dengan menjalankan secara kolektif oleh semua kader IPPM Pangkep Koordinator Unismuh Makassar.

Dia mengakui, roda organisasi akan berjalan dengan baik jika keberagaman persepsi di bingkai utuh dalam kekeluargaan.

Sementara itu, Ketua Demisioner, IPPM Pangkep Koordinator Unismuh Makassar Periode 2019-2020, Muh Wais Alqarnain berharap, tongkat estafet kepemimpinan pada pengurus baru merupakan eksistensi keberhasilan kaderisasi IPPM Pangkep Koord Unismuh Makassar.

“Semoga kepemimpinan Aryo memberikan warna baru dalam gerakan program ke daerah yang tidak terlepas dalam tujuan IPPM Pangkep itu sendiri, seperti tema kegiatan yakni, Refleksi euforia berlembaga yang lebih inovatif, kreatif dan perogresif,” pungkas dia. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1080436
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
64
2445
10684
1053382
64
62016
1080436

Your IP: 114.7.195.129
2020-10-01 00:54

Pengunjung

We have 19 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key