Thursday, 24 September 2020
  • >
  • >

Beranda

Dianggap Terlalu Otoriter, Direktur PKM Dituntut Mundur, Karyawan Mogok Kerja

  • Category: Beranda
  • Published: Thursday, 30 January 2020 01:52

PANGKEP.KAB -- Aktifitas pekerjaan di PT Prima Karya Manunggal (PKM) milik PT Semen Tonasa terhenti. Penyebabnya, karyawan di perusahaan tersebut merasa tak nyaman dengan sikap pemimpin PT PKM, yakni Didit Adi Prasetyo.

Ratusan karyawan pun melakukan unjuk rasa. Mereka menuntut Direktur PT PKM tersebut untuk mundur dari jabatannya. Sikap otoriter, dan arogansinya dinilai sangat tidak mencerminkan seorang pimpinan perusahaan. Didit dianggap sering menebar ancaman kepada karyawan.

Kordinator Demo Karyawan PT PKM, Arfan Tualle mengatakan, karakter Dirut PT PKM yang dijabat Didit Adi Prasetyo sangat kasar, otoriter dan arogan hingga membuat karyawan sangat tertekan bekerja. Bukan hanya itu, atas sikapnya tersebut berdampak pada omset dan laba perusahaan.

“Kami minta direksi PKM melakukan perombakan. Kami tolak Didit sebagai Dirut PKM. Perlakuan seorang pemimpin yang sangat kasar, dan tidak mendidik. Seolah-olah berlaga preman,” ujarnya Rabu, 29 Januari 2020 saat dikonfirmasi.

Arfan menambahkan, PT PKM bukanlah perusahaan pribadi. Tetapi PKM memunculkan perusahanan dalam perusahaan. "Contohnya, pemasok besi material workshop, tanpa evaluasi harga dan tidak melalui mekanisme tender. Naraca dan laba rugi tidak menunjukkan governance yang baik. Kenaikan atas pinjaman hutang tidak sesuai dengan kenaikan omset dan laba. Tidak mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan dilingkup PKM. Tagihan PT PKM di PT Amka saat ini mencapai Rp6,5 miliar lebih, parahnya tidak dibayarkan selama dua tahun ini,” ungkap Arfan.

Perlakuan Didit, lanjutnya, semena-mena terhadap karyawan dengan memperlakukan potongan dan memberi surat peringatan pertama yang tidak sesuai aturan perusahaan yang berlaku. Dan secara sepihak memotong gaji karyawan sebesar 20 persen dan tidak ada dalam aturan perusahaan.

Pada rapat Direksi PT PKM yang dipimpin langsung oleh Didit Adi Prasetyo, Selasa 28 Januari 2020 lalu rupanya takmelibatkan pihak karyawan yang mogok kerja. Anehnya, dalam rapat tersebut pembahasan hanya seputar kisah pribadinya dan juga menyebut nama nama pejabat utama kepolisian dan TNI yang akrab dengannya.

Sehari berselang, pihak PKM pun belum memberikan klarifikasi atas tuntutan karyawan tersebut. Pihak PT Semen Tonasa pun enggan memberikan klarifikasi perihal persoalan yang terjadi di anak perusahaannya tersebut. (Mcpangkajene)

Siswa Madrasyah Al Falah Pulau Kalukuan Kalmas Ikut UN di MAN Pangkep

  • Category: Beranda
  • Published: Thursday, 30 January 2020 01:48

PANGKEP.KAB - Kepala Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Pangkep Abd Hafid  yang dihubungi diruang kerjanya Rabu (29/01/2020) di Marang mengatakan bahwa Ujian Nasional siswa kami yang ikut ujian nasional tahun 2020 sebanyak 273 orang namun ada tambahan dari siswa Madrasyah Aliyah Al Falah dari  Pulau Kalukuan kecamatan Kalmas.

“Ada 30 tambahan siswa yang ikut ujian Nasional di MAN Pangkep yakni  dari Madrasyah Aliyah Al Falah Kecamatan Kalmas, Madrsyah Aliyah Pulau Sabutung Kecamatan Liukang Tupabiring serta dari Madrsyah Aliyah Bonto-Bonto Kecamatan Marang” ujarnya.

Menurut Abd Hafid bahwa Madrasyah Aliyah Al Falah dari Pulau kalukuan Kecamatan Kalmas memang setiap tahunnya ikut Ujian Nasional (UN) di MAN Pangkep, demikian pula dari Madrsyah Aliyah Pulau Sabutung Kecamatan Liukang Tupabiring.

Abd Hafid mengatakan bahwa Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan pada Maret 2020 ini, diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses buat siswa yang mengikuti UN.

“Insya Allah, pelaksanaan UN tahun 2020 ini akan berjalan lancar, dan kami harapkan kepada siswa peserta UN dapat belajar, mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian nasional ini” paparnya. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1064901
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1877
2473
11519
1040073
46545
69195
1064901

Your IP: 114.7.195.129
2020-09-24 21:52

Pengunjung

We have 31 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key