Thursday, 22 October 2020
  • >
  • >

Beranda

Kepala Kelurahan Bonto Kio Tenri Awaru: Semangat Pembangunan 2020 HarusLebih Baik

  • Category: Beranda
  • Published: Wednesday, 22 January 2020 05:01

PANGKEP.KAB - Andi Tenri Awaru Anwar, ST,  Kepala Kelurahan Bonto Kio Kecamatan Minasatene Kabupaten Pangkep saat ditemui diruang kerjanya Selasa (21/01/2020) mengatakan bahwa semangat pembangunan 2020 harus lebih baik dan kami akan tingkatkan tertib administrasi dengan tema kerja dan maju bersama.

Andi Tenri Awaru mengungkapkan  bahwa berbagai program  pembangunan yang dicanangkan dikelurahan Bonto Kio sesuai dengan hasil Musrembang dan diharapkan dapat menghasilkan perbaikan sumber daya manusia, penurunan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan perbaikan layanan publik.

“Seperti yang diharapkan Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid bahwa semangat kerja 2020 harus langkah pasti, five for five, (5 di kerja hasilnya harus 5)” dan 2 kali lebih baik di tahun 2020 ini artinya kinerjanya dua kali lebih baik, ” paparnya.

Dijelaskannya bahwa ada beberapa program di Kelurahan ini yang menjadi perhatian diantaranya pembangunan infrastruktur, pembangunan pertanian, peternakan, perikanan, serta parwisata dan lingkungan juga harus dua kali lebih baik ditahun 2020.

“Semua harus berkinerja untuk mewujudkan Bontokio bermartabat, cemerlang dan bahagia masa-masa yang akan datang” ujarnya. (Mcpangkajene) 

Menunggak Lima Bulan, Utang BPJS capai Rp20 M di RS Batara Siang

  • Category: Beranda
  • Published: Wednesday, 22 January 2020 04:57

PANGKEP.KAB -- Tahun 2019 telah berlalu. Namun, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih belum melunasi tunggakannya di Rumah Sakit Batara Siang (RSBS) Pangkep.

Jumlah tunggakannya pun sangat besar. Mencapai Rp20 miliar. Angka itu untuk pembayaran jasa medik dokter serta obat-ibatan yang selama ini ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama lima bulan terakhir.

Direktur RS Batara Siang, dr Annas Ahmad mengatakan bahwa BPJS setiap bulan harusnya bayar ke RSBS sebesar Rp4 miliar. Namun sejak Agustus 2019 sampai Desember 2019 belum membayar.

"Yang terbayar baru sampai bulan Juli. Sekarang sudah masuk 2020. Kapan dibayar kita juga belum tahu. Kita sudah komunikasi dengan pihak BPJS tapi belum ada tanggapan," ujarnya, Selasa, 21 Januari 2020.

Dia menambahkan, total dari Rp20 miliar tersebut, yang sudah terverifikasi dan segera dibayar itu sebesar Rp9 miliar.

"Akibat tunggakan ini, tentu pelayan kita angkat terganggu. Ini sangat mempengaruhi untuk pembayaran uang jasa medik dokter dan obat. Untungnya, manajemen RSBS hingga saat ini bisa menanganinya dengan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Namun tentunya, kita berharap BPJS segera melunasi tunggakannya," tegas Annas. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1132878
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
920
1915
10215
1104170
52506
62016
1132878

Your IP: 114.7.195.129
2020-10-22 09:30

Pengunjung

We have 29 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key