Monday, 23 November 2020
  • >
  • >

Beranda

Ketua DPRDPangkep Muh Yusran Terima 10 Ranperda dari Bupati Pangkep

  • Category: Beranda
  • Published: Tuesday, 28 January 2020 05:47

PANGKEP.KAB - Ketua DPRD Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, SE, Msi menerima dekumen Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dari Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid yang penyerahannya diwakili oleh Wakil Bupati Syahban Sammana di gedung DPRD Kabupaten Pangkep Senin (27/01/2020).  

Penyerahan dekumen  Ranperda tersebut disaksikan langsung oleh Kajari Pangkep, Dandim 1421 Pangkep dan Kapolres Pangkep.

Ketua DPRD Pangkep Muhammad Yusran Lalogau yang ditemui seusai penyerahan Ranperda tersebut mengatakan bahwa ke 10 Ranperda tersebut akan dibahas oleh anggota DPRD Kabupaten Pangkep.

Menurutnya bahwa 10 Ranperda tersebut yakni: 1. Perubahan atas peraturan daerah nomor 8 tahun 2011 tentang retribusi izin mendirikan bangunan (IMB), 2.  Kabupaten layak anak, Ke- 3.  Perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 4 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah.

Lanjut Ketua Parai Nasdem Kabupaten Pangkep bahwa selanjutnya yakni yang ke 4.Tanda daftar usaha pariwisata, 5. Perubahan ketiga atas Peraturan daerah kabupaten Pangkep tentang retribusi jasa usaha, 6. Pembentukan perusahaan umum daerah Mappatuwo, 7. Perubahan Perda tentang penyertaan modal daerah.

Kemudian yang ke- 8 yakni  Penyelenggaraan penanggulangan bencana daerah, 9. rencana pembangunan dan pengembangan perumahan dan kawasan pemukiman tahun 2019-2038 dan 10. Inovasi daerah, ujarnya.

Muhammad Yusran berharap agar pembahasan dari 10 Ranperda tersebut benar-benar dapat berjalan lancar dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat  Kabupaten Pangkep. (Mcpangkajene)

Sebulan Sejak Ditemukan Tertanam di Pangkep, Pupuk Ilegal 1,2 Ton Belum Ditemukan Pemiliknya

  • Category: Beranda
  • Published: Thursday, 23 January 2020 01:00
PANGKEP.KAB -- Puluhan pupuk ilegal yang ditemukan tertanam pada akhir 2019 lalu, hingga kini pemiliknya belum berhasil diungkap aparat kepolisian.

Sejumlah masyarakat menyayangkan lambannya upaya aparat kepolisian dalam menangkap pelaku penyalahgunaan pupuk ilegal di pulau terluar.

Pengurus Aliansi Masyarakat Peduli Bahari Indonesia (Ampibi) Nasruddin menyayangkan hingga kini aparat kepolisian belum berhasil menemukan pemilik 50 karung pupuk ilegal atau setara dengan 1,2 ton berat pupuk yang ditanam di Pulau Makaranganan.

"Ini pertama kalinya terjadi, ada barang ilegal yang diungkap, tetapi tidak ada pelaku yang diamankan," ujarnya.

Tidak hanya Nasar, warga lainnya di Kecamatan Liukang Tangaya, Ramli menilai kinerja aparat kepolisian tidak serius dalam menangani kasus ilegal fishing di kepulauan Pangkep. "Sampai sekarang polisi belum membuka pemilik pupuk itu. Temuan ini aneh, barang dengan jumlah besar tanpa pemilik, polisi harus serius dan mencari pelaku dalam temuan kasus pupuk ilegal ini," bebernya.

Terpisah, Kasat Polairud Polres Pangkep, Iptu Deki Marizaldi mengaku, hingga saat ini pihaknya masih kesulitan mencari pemilik dari 50 karung pupuk amonium nitrat asal Jerman itu.

"Masih tahap lidik, untuk saksi belum ada yang mau memberikan keterangannya, waktu kita dapatkan barang itu disaksikan oleh Kepala Dusun. Tetapi Kepala Dusun Pulau Makaranganan itu juga tidak tahu pasti siapa pemiliknya," jelasnya. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1206174
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
2070
2334
4404
1187214
53605
72197
1206174

Your IP: 114.7.195.129
2020-11-23 18:48

Pengunjung

We have 29 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key