Tuesday, 22 September 2020
  • >
  • >

Beranda

Angin Kencang Hancurkan 132 Rumah Di Wilaya Kepulauan Pangkep

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 13 January 2020 06:04

Pangkep.kab -- Bencana angin puting beliung sendiri menerjang hampir seluruh wilayah Pangkep. Dampak terparah terletak di kecamatan pulau Liukung Kalmas. Di sana tercatat 132 rumah porak poranda. Diantaranya terdapat Puluhan rumah yang rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang.

Saat ini para korban pun ada yang menumpang di tetangganya untuk berteduh dari hujan. Ada pula yang tetap menempati rumahnya meski sudah mengalami rusak parah.

Menurut Kapolsek Liukang Kalmas, AKP Nompo, bahwa saat ini warga di sana sedang gotong royong untuk saling membantu. Tapi dengan kondisi seadanya.

"Warga masih menunggu bantuan. Sampai saat ini memang belum ada bantuan yang sampai. Kalau kondisi warga, mereka masih truama dan sangat butuh uluran tangan. Kami dari Polsek pun siap mengawal jika ada masyarakat yang hendak membantu warga pulau," katanya.

Akibat carut marutnya proses pencairan bantuan dari pemerintah hingga membuat korban bencana mulai kelaparan membuat warga menggelar aksi penggalangan dana di beberapa titik.

Seperti mahasiswa yang rutin menggalang dana untuk segera disalurkan ke korban.

"Kami sudah Galang bantuan. Pemerintah tak bisa terlalu diandalkan saat seperti ini. Nanti saat ada maunya apalagi kepentingan politik, baru pemerintah cepat bergerak. Kami kecewa dengan pemerintah. Sehingga itu kami menggalang dana sendiri untuk segera diberikan ke korban yang ada di pulau," kata Ardan Aidin. (Mcpangkajene)

Nyaris Diperkosa, Gadis Bara Batu Nekat Loncat dari Jendela untuk Selamatkan Diri

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 13 January 2020 05:57

PANGKEP.KAB -- Kaget bercampur rasa takut dirasakan Bunga (nama samaran) di Sabtu Siang, 11 Januari 2020. Dia yang tengah tidur siang tiba-tiba disambangi predator seks, Rijal.

Rijal sendiri merupakan tetangga Bunga. Keduanya merupakan Warga Kampung Bulu Sipong, Desa Bara Batu, Kecamatan Labakkang, Pangkep.

Rijal menjadi mimpi buruk buat Bunga yang tengah terlelap dalam tidurnya. Sebab, Bunga yang sendirian di rumah panggungnya terbangun setelah menyadari ada sesosok orang asing yang berbaring di sampingnya.

Menyadari kehadiran orang asing, Bunga seketika kaget. Lalu sebilah parang panjang melengket di lehernya. Nada ancaman pembunuhan dikeluarkan Rijal. "Kalau berteriak, mati kau," ancam Rijal.

Bunga pun hanya bisa diam. Meski diselimuti rasa takut, dia tetap berusaha mencari akal. Sebab, pelaku sudah menyuruhnya untuk kembali berbaring sembari bersiap melayani nafsu sang predator seks tersebut.

"Balik, lepaskan celanamu," perintah pelaku. Korban pun menuruti perkataan pelaku. Saat celana sudah sampai di lutut, Bunga memiliki ide untuk kabur. Dia berucap "saya mau kencing dulu." Pelaku pun mengijinkan korban ke kamar mandi.

Saat lengah, Bunga pun langsung menuju jendela rumah di bagian dalam. Tanpa pikir panjang, gadis ayu itu loncat dari atas rumah panggungnya.

Naas, dia mendarat tak sempurna. Kakinya terkilir. Parahnya lagi, pijakannya saat mendarat terdapat beberapa pecahan kaca. Kakinya pun mengalami luka robek hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Pelaku yang menyadari telah dikelabui korban, pun nekat mengejar dengan melompat dari jendela yang sama. Bunga yang sudah tak berdaya hanya bisa berteriak minta tolong.

Beruntung, disaat itu kondisi kampung tengah ramai. Warga mendengar jeritan korban dan berdatangan untuk menolong. Mengetahui sudah tak bisa memangsa korbannya, Rijal pun kabur meninggalkan Bunga yang sedang meringis kesakitan. Warga pun bergotong royong menolong korban.

Kerabat Korban, HN (46) pun langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Labakkang, Polres Pangkep. Kapolsek Labakkang Iptu H. Muhammad langsung menindaki laporan tersebut dan memerintahkan kanit Reskrim Polsek Labakkang, Aiptu Sukrianto untuk mencari pelaku.

Tak butuh waktu lama untukenangkap sang predator seks tersebut. Rijal langsung diamankan di kediamannya yang memang satu kampung dengan korban.

Aiptu Sukrianto, menjelaskan bahwa saat penangkapan, pelaku tak bisa mengelak dan kabur. Tim yang turun telah mengepung kediamannya dan membawa saksi yang melihat pelaku saat kabur.

"Kita sudah amankan pelaku. Saat ini pelaku kita titipkan di Mapolres Pangkep. Perkaranya pun telah kita limpahkan ke ke unit PPA Polres Pangkep guna penyidikan lebih lanjut," tutupnya. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1059619
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1567
2330
6237
1040073
41263
69195
1059619

Your IP: 114.7.195.129
2020-09-22 15:37

Pengunjung

We have 27 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • ¬†www.pangkepkab.go.id
google maps api key