Thursday, 24 September 2020
  • >
  • >

Beranda

Angin Monsun yang Lintasi Pangkep sebabkan 18 kejadian Benca Alam

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 13 January 2020 05:41

PANGKEP.KAB -- Hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Pangkep selama belasan jam mulai memberikan dampak merugikan. Tercatat 18 kejadian Benca alam yang terjadi pada Minggu, 12 Januari 2020.

Pemicu fenomena ini pun disebabkan oleh angin Monsun asia yang melintasi Kabupaten Pangkep. Selain Pangkep, tercatat hampir seluruh daearah di Sulsel diguyur hujan deras.

Dalam rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep, tercatat lima kejadian banjir serta 13 kejadian angin puting beliung yang merusak beberapa rumah serta menumbangkan pohon.

Beruntung dari kejadian tersebut, tak ada korban jiwa. Kerugian materil pun masih terus didata oleh BPBD Pangkep. Sebab hingga saat ini, BPBD masih mengumpulkan data akurat untuk segera menyalurkan bantuan.

PLT Kepala BPBD Pangkep, Kallang Ambo Dalle menjelaskan bahwa data yang ada saat ini masih bersifat insidentil. Sewaktu-waktu data bencana tersebut bisa bertambah mengingat masih ada sejumlah wilayah yang belum melaporkan situasi terkini.

"Kami masih juga membuka layanan pada masyarakat untuk melaporkan situasi terkini apabila terjadi bencana alam. Masyarkat bisa mengadukan ke posko siaga bencana yang kami siapkan serta menghubungi kontak 0853-4027-0370. Selain itu bisa juga melalui Facebook dengan nama BPBD Kab Pangkep," katanya.

Untuk situasi terkini, dia merincikan bahwa total rumah yang rusak sebanyak lima rumah, masing-masing di Wilayah Tonasa dua sebanyak dua rumah, serta di wilayah pulau Balang Lompo sebanyak tiga rumah.

Kallang menambahkan, bahwa BMKG memprediksi hujan disertai angin kencang kembalibakan terjadi pada malam hari hingga 15 Januari mendatang. "Masyarakat harus tetap waspada," katanya. (Mcpangkajene)

Darurat bencana warga dihimbau tak beraktifits di luar rumah

  • Category: Beranda
  • Published: Monday, 13 January 2020 05:35

PANGKEP.KAB -- Hampir seluruh wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) diguyur hujan deras. Bahkan di beberapa daerah dampaknya sudah terasa, seperti banjir, puting beliung, pohon tumbang hingga tanah longsor.

Di Kabupaten Pangkep sendiri, banjir udah mulai merendam di sejumlah titik. Pohon tumbang di mana-mana, tanah longsor untuk daerah pegunungan dan pinggiran sungai, serat bencana puting beliung di wilayah kepulauan.

Saat ini pemerintah setempat, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep masih mendata. Selain itu status darurat bencana waktunya diperpanjang hingga dua pekan kedepan.

Dengan status darurat tersebut, BPBD Pangkep meminta warga untuk mengurangi aktifits di luar rumah, utanya petani yang menggarap sawah, nelayan untuk cuti melaut serta mengendarai kendaraan di jalan raya saat hujan deras terjadi.

PLT Kepala BPBD Pangkep, Kallang mengungkapkan saat ini Pangkep status darurat bencana. Jadi masyarkat dihimbau untuk siaga di rumah dan tak beraktifitas di luar rumah.

"Kalau data bencana belum ada masuk laporan. Tapi saat ini sudah ada beberapa titik banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang. Semoga saja tak ada korban atas musibah saat ini," katanya. (Mcpangkajene)
 
 
 

Subcategories

Statistik Pengunjung

1064834
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1810
2473
11452
1040073
46478
69195
1064834

Your IP: 114.7.195.129
2020-09-24 21:03

Pengunjung

We have 21 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key