Monday, 30 November 2020
  • >
  • >

Beranda

Polisi Berhenti Usut Kasus Dugaan Korupsi ADD Desa Mattiro Bone Pangkep, Ada Apa?

  • Category: Beranda
  • Published: Friday, 03 January 2020 08:01

PANGKEP.KAB – Pengusutan kasus dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Mattiro Bone, yang menjerat mantan camat, Sahaba Nur dihentikan.

Kanit Tipikor Polres Pangkep, Ipda Firman mengatakan Polres Pangkep sudah empat kali mengirim ke berkas ke kejaksaan.

"Iya sudah empat kali dan dengan jawaban sama, karena berpedoman kepada peraturan Mahkamah Agung, terkait kerugian negara dibawah Rp 50 juta tidak ditindaklanjuti ke ranah persidangan," ujarnya, Rabu (1/1/2020).

Ipda Firman menyebut, atas dasar itulah kejaksaan memberikan target 19 September 2019 kasus itu dihentikan.

"Makanya dihentikan, karena petunjuk dari kejaksaan, berkasnya sesuai aturan," jelasnya.

Sebelumnya, diberitakan berkas tersangka kasus korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Mattiro Bone tahun 2016 Sahaba Nur hingga kini berkasnya belum dilimpahkan.

"Belum kita limpahkan berkasnya, masih tunggu petunjuk kejaksaan," katanya.

Sekedar diketahui, tersangka Sahaba Nur adalah Plt Kades Mattiro Bone menggantikan Abdul Rahman, saat Abd Rahman menghilang karena kasusnya sudah diketahui polisi.

Keduanya melakukan penyimpangan dalam melaksanakan tugas hingga hasil pemeriksaan khusus auditor Inspektorat Pangkep adalah kerugian negara Rp 265 juta.

Kedua tersangka melakukan kegiatan fiktif seperti pembangunan jalan desa fiktif, kekurangan pembayaran perahu fiber, belanja makan minum fiktif.

Belanja bibit lobster tidak sesuai pertanggungjawaban, mark up pembayaran upah tukang pembangunan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) dan fiktif pembelian lampu LED.

Kedua tersangka diancam pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 UU TPK minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (Mcpangkajene)

5 Remaja Rayakan Malam Tahun Baru di Kantor Polres Pangkep Karena Berkelahi

  • Category: Beranda
  • Published: Friday, 03 January 2020 07:54

PANGKEP.KAB – Niatnya ingin bersenang-senang di malam pergantian tahun, lima remaja di Kabupaten Pangkep, malah menghabiskan malam tahun baru 2020 di kantor Polres Pangkep.

Kelima remaja ini diamankan polisi di samping Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Pangkep, Kecamatan Pangkajene, Rabu (1/1/2020) dini hari Wita, karena diduga terlibat perkelahian.

Selain terlibat perkelahian, kelimanya diduga menggunakan sepeda motor dengan ugal-ugalan.

"Lima remaja ini akan dilakukan pembinaan untuk sementara," ujar Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol Andi Muh. Zakir.

Zakir menuturkan, aksi kelima remaja ini pertama kali diketahui berdasarkan informasi warga kepada polisi yang sedang berjaga di pos pengamanan (Pospam) Operasi Lilin di sekitar tugu Bambu Runcing Pangkep.

Tak berselang, kelima remaja tersebut langsung diamankan ke Pospam Bambu Runcing kemudian dibawa ke Polres Pangkep untuk pembinaan.

"Awalnya itu terjadi keributan di samping pospam Bambu Runcing rujab Bupati ternyata terjadi perkelahian 5 anak remaja itu. Namun, informasi ada temannya dipukuli, tapi yang dipukul ini belum kita cek di rumah sakit, apa dipukuli atau tidak," kata Zakir.

Zakir menambahkan kelima remaja yang belum diketahui identitasnya ini masih di bawah umur dan ada yang masih umur SD.

"Mereka terlibat perkelahian, karena katanya rekanya dipukuli orang," tandas Zakir.

Setelah mendapat pembinaan, kelimanya dipulangkan kepada orang tua masing-masing dengan menandatangani pernyataan agar tak mengulangi perbuatan mereka. (Mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1223508
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
2083
2259
4342
1201770
70939
72197
1223508

Your IP: 114.7.195.129
2020-11-30 20:18

Pengunjung

We have 35 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key