Saturday, 26 September 2020
  • >
  • >

Beranda

SMAN 1 Pangkajene Ditantang Ikuti Lomba Kreativitas dan Kebersihan

  • Category: Beranda
  • Published: Wednesday, 30 October 2019 05:17

PANGKEP.KAB – Puluhan siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pangkajene menerima tantang lomba kreativitas dan kebersihan oleh salah satu alumni SMAN 1 Pangkajene.

Diketahui, Alumni SMAN 1 Pangkajene, Ir Muammar Muhayang memberi tantangan kepada seluruh kelas.

Tantangannya, seluruh kelas diberikan waktu selama sebulan untuk memperindah kelas, sesuai keinginan mereka.

Ide yang ditawarkan Muammar Muhayang itu, saat dirinya pernah melalui pendidikan di Jepang dengan segala kreativitas.

Oleh sebab itu, dia ingin menginspirasi sekolahnya, tempat dia juga belajar dulu di Pangkep dengan membuat tantangan para pelajar SMA berkreasi dengan dekorasi mereka.

"Sebulan lebih saya kasi waktu mereka, dan tadi sudah saya lihat antusiasnya. Kelas-kelas sudah berubah cantik dan bersih karena sudah di cat dan dirapikan," ujarnya.

Muammar mengatakan, kelas yang mendapat juara satu akan diberikan hadiah seperti nonton bareng di salah satu bioskop di Makassar.

Khusus juara kedua dan ketiga akan makan bareng di sebuah restaurant/rumah makan di Pangkep.

Selain itu, Muammar juga menantang SMAN 1 Pangkep agar tidak perlu lagi menggunakan dana hanya untuk kebersihan sekolah.

Muammar juga ingin para pelajar membersihkan sendiri kelasnya sebelum belajar dan sepulang sekolah.

"Kita ingin para pelajar di dalam tas mereka itu bukan hanya berisi buku, tetapi sampah mereka sendiri yang dibuang di luar satu tempat sampah. Itulah sekolah yang berkarakter, kreatif, inovatif dan proaktif," ungkapnya.

Dengan begini, kata Muammar, para pelajar bisa membentuk karakter mereka sesuai dengan konsep pendidikan di era milenial.

Pendidikan di era milenial tentu para pelajar tidak harus menjadi PNS, mereka dibebaskan sesuai fashion dimana mereka berminat.

"Smansa Pangkep sudah menghampiri itu, dengan dekorasi dan kelas mereka yang millenial. Saya yakin mereka akan lebih tenang dan nyaman belajar," jelasnya.

Ir Muammar Muhayang menantang kembali Kepala Sekolah SMA 1 Pangkajene untuk membuat semilenial mungkin sekolah itu dengan membuatnya seperti kafe dan spot foto instagramable.

"Misi saya di Magello Mentong itu saya tantang kembali kepseknya buat 3 dimensi, ala-ala kafe dan spot foto yang instagramable agar anak-anak tidak bosan berada di sekolah," tambahnya. (Mcpangkajene)

Lewat Aplikasi Tokopedia, 3 Desa di Pangkep Pasarkan Produk UKM

  • Category: Beranda
  • Published: Wednesday, 30 October 2019 05:11

PANGKEP.KAB – Tiga desa di Kabupaten Pangkep telah menggunakan aplikasi Tokopedia dalam memasarkan produk Usaha Kecil Menengah (UKM).

Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Pangkep, ketiga desa itu telah bekerjasama dengan Tokopedia soal pemasaran produk go online.

Ketiga desa tersebut yang memenuhi kriteria dari 65 desa di Pangkep yakni Desa Pitue Kecamatan Marang, Desa Manakku Kecamatan Labakkang dan Desa Panaikang Kecamatan Minasatene.

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni mengatakan Pangkep salah satu kabupaten pertama di Sulsel yang diajak kerjasama.

"Jadi kita di Pangkep ini fokus kerjasama, untuk pembinaan UKM di pedesaan melalui Tokopedia Centre. Kita akan ada di 3 desa dan fokus mengedukasi UKM bagaimana caranya mereka bisa go online," ujarnya di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (28/10/2019).

Selain itu, Tokopedia juga memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat di pedesaan, agar mereka lebih mudah memanfatkan Tokopedia.

"Jadi kenapa kami kerjasama Pemdes Pangkep itu karena kami melihat banyak potensi UKM di Pangkep, dan kita akan eksplorasi untuk digitalisasi pelayanan publiknya," ungkapnya.

Awalnya, kata Astri, timnya menyurvei terlebih dahulu dan ternyata banyak potensi UKM yang masuk, makanya mereka kemudian mensahkan dengan penandatanganan kerjasama.

"Intinya, produk makanan dari desa ini masuk ke Tokopedia, jadi nanti UKM desa bisa berjualan di Tokopedia. Kita juga akan berikan pelatihan gimana caranya mereka bisa jualan online," pungkasnya.

Astri mengaku, Kabupaten Pangkep adalah kabupaten pertama yang diajak kerjasama di Provinsi Sulsel.

Kalau Tokopedia bilang, kita mulai aja dulu. Makanya kita mulai di Pangkep dulu karena potensinya besar, kedepannya kita akan lebih banyak lagi kabupaten yang bisa bergabung di Tokopedia," kata Astri.

Sementara itu, Kepala BPMPD Kabupaten Pangkep, Abdul Haris menambahkan, tiga desa ini memenuhi kriteria dari Tokopedia dan Pangkep adalah Kabupaten pertama yang memulai itu.

"Makanya, hari ini kita sahkan lewat penandatanganan MOU. Kalau Pangkep sangat terbuka dan apresiasi dengan hadirnya Tokopedia. Kedepannya semoga bukan tiga desa saja tetapi 62 desa lainnya juga bisa memasarkan produknya di Tokopedia," jelasnya. (mcpangkajene)

Subcategories

Statistik Pengunjung

1068054
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
908
2067
14672
1040073
49698
69195
1068054

Your IP: 114.7.195.129
2020-09-26 08:11

Pengunjung

We have 31 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key