Thursday, 29 October 2020
  • >
  • >

Beranda

Bupati Silaturahmi Mahasiswa Pangkep di Yogyakarta,

  • Category: Beranda
  • Published: Sunday, 18 November 2018 23:22

pangkepkab.go.id,YOGYAKARTA– Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H Syamsuddin A Hamid SE didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep, Hj Rismayani Syamsuddin, Minggu 18 November, berkunjung sekaligus bersilaturahmi bersama mahasiswa Pangkep di Yogyakarta.

Selain berkunjung ke asrama putra mahasiswa Kabupaten Pangkep, orang nomor satu di daerah penghasil ikan bandeng juga menikmati santap siang bersama. Pertemuan yang penuh akrab dan cukup sederhana, berbagai topik ringan dibahas bersama mahasiswa, utamanya terkait kesuksesan program pemerintah daerah kedepan.

Bahkan, Bupati Pangkep memberikan tantangan ke para mahasiswa untuk bisa memperoleh beasiswa atau bantuan pendidikan. ” Syaratnya sangat mudah, buktikan jika kalian benar-benar tinggal di Pangkep. Perguruan Tinggi yang kalian tempati berstatus negeri,”ungkapnya. Ia pun berpesan, dengan sumber daya alam yang dimiliki dan belum terkelola dengan baik. Maka sekiranya kepada seluruh mahasiswa, agar setelah selesai proses belajar dapat ikut membaktikan diri kembali ke daerahnya.

http://parepos.fajar.co.id/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181118-WA0148.jpg

Salah satu anggota Forum Komunikasi Mahasiswa Pemuda Pelajar (FKMPP) Pangkep Yogyakarta, Ahmad Fikri mengungkapkan, jumlah mahasiswa yang mengenyam perkuliahan di Yogyakarta sekitar 30 orang. Mahasiswa dari Fakultas Geografi Lingkungan UGM tersebut lebih jauh menjelaskan, dalam pertemuan dengan bapak bupati dibahas pula tentang perkembangan asrama.

“Kami sangat tersanjung dengan kunjungan pak bupati dan hampir semua mahasiswa asal Pangkep yang tergabung dalam FKMPP Pangkep Yogyakarta hadir,”ungkapnya usai menikmati santap siang di RM Pringsewu yang berada di Jalan Magelang Sleman, Yogyakarta.

http://parepos.fajar.co.id/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181118-WA0138-300x163.jpg

Ahmad Fikri mengakui, kendala yang dihadapi adalah masih kurang terinformasikannya terkait persoalan beasiswa mahasiswa bagi masyarakat Pangkep. ” Kami belum terlalu paham akan hal itu, sehingga harapannya pihak Pemda Pangkep bisa sekaligus memberikan informasi terkait beasiswa yang menjadi program daerah,”ungkapnya.

Dalam kunjungan itu, Bupati dan Ketua TP PKK Pangkep didampingi Kadis PU, Ir H Sunandar, Kadis Pendapatan Daerah, Andi Yatrib Pare, Kadis Pertanian dan Kadis Statistik serta Kabag Keuangan, Arizal Hasan.(ade)

(http://parepos.fajar.co.id/2018/11/bupati-tantang-mahasiswa-pangkep-di-yogyakarta-ini-penyebabnya/)

 

Gizi Buruk dan Poskesdes Kosong, Syahban: Kesadaran ASN Harus 180 Persen

  • Category: Beranda
  • Published: Sunday, 18 November 2018 23:12

pangkepkab.go.id,PANGKEP– Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H Syahban Sammana SH mengakui menerima banyak masukan dan temuan dalam blusukannya di delapan pulau terpencil di Kecamatan Liukang Tangaya. Mulai dari adanya korban gizi buruk, pos kesehatan desa (Poskesdes) tak berfungsi dan Puskesmas yang kekurangan tenaga kesehatan.

Permasalahan ini memang sudah menjadi momok selama ini bagi wilayah kepulauan terpencil. Terkait korban gizi buruk, kata Syahban, itu dikarenakan pola hidup masyarakat pulau. “Gizi buruk itu bukan karena kelaparan, tapi pola kehidupan. Ditambah kurangnya pemahaman dan diperparah dengan tidak adanya penyuluhan kesehatan yang terfokus dari para petugas kesehatan,”ujarnya, Minggu 18 November, di Warkop Kita.

Kendala ini tidak bisa dibiarkan terus terjadi. Mantan Kepala Bappeda Pangkep itu mengakui, perlu ada regulasi baru dalam menyikapinya serta paling utama kesadaran para abdi masyarakat untuk bisa melaksanakan tugas semaksimal mungkin. ” ASN disini perlu memiliki kesadaran diatas 100 persen, bahkan harus 180 persen dalam melaksanakan kewajiban mereka,”ujarnya.

Seperti dalam kunjungan ke Pulau Langkoitang, ada bangunan Poskesdes tak berfungsi optimal karena tak memiliki petugas. “Nah kalau begini, siapa yang patut disalahkan. Olehnya itu memang perlu regulasi dalam menyikapi persoalan di pulau terpencil,”ungkapnya.

Dia pun mengimbau agar OPD tidak lebih mengoptimalkan kunjungan ke luar daerah, sebaliknya mereka harus intens mengunjungi daerah terpencil diwilayahnya. ” Saya akan menyampaikan hal ini ke pak bupati, agar OPD yang bersentuhan langsung dengan kehidupan dasar masyarakat banyak agar intens melakukan kunjungan ke wilayah terpencil,”harapnya.

Blusukan Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) H Syahban Sammana dan H Rizaldi Parumpa MSi bersama beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke wilayah Kecamatan Liukang Tangaya dilaksanakan dari tanggal 11-17 November 2018. Delapan pulau terpencil menjadi sasaran kunjungan, diantaranya, Pulau Sabaru, Pulau Balobaloang Besar, Pulau Matalaang, Pulau Sapuka Besar, Pulau Tampang, Pulau Sailus Besar, Pulau Tinggalungan dan Pulau Langkoitang.(ade)

(http://parepos.fajar.co.id/2018/11/gizi-buruk-dan-poskesdes-kosong-syahban-kesadaran-asn-harus-180-persen/)

 

Subcategories

Statistik Pengunjung

1148410
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total Pengunjung
1503
1985
10279
1122663
68038
62016
1148410

Your IP: 114.7.195.129
2020-10-29 20:43

Pengunjung

We have 14 guests and no members online

Kontak Kami

  • 0410-
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  •  www.pangkepkab.go.id
google maps api key